Selasa, 05 September 2017

88 Tahun Perjalanan PSIM : Terimakasih, Hormat Kami, untuk Suporter!

PSIMJOGJA.ID, JOGJA - Setiap tahunnya, tanggal 5 September selalu dinanti-nanti oleh seluruh elemen PSIM Jogja. Bagaimana tidak, di awal bulan ke sembilan, klub yang berdiri pada 1929 tersebut, merayakan hari ulang tahunnya.

Tak terkecuali tahun ini, suasana meriah dan penuh gegap gempita, sudah tersaji sejak Selasa (5/9/17) dini hari, dimana dua wadah suporter PSIM, Brajamusti dan The Maident, melebur menjadi satu di Tugu Pal Putih, Jalan Mangkubumi, Yogyakarta.

Suasana semakin hangat, saat deretan punggawa Laskar Mataram turut membaur dengan ribuan suporter yang hadir. Sebut saja, Rangga Muslim, Dicky Prayoga, Pratama Gilang, Diaz Bayu, Ivan Febrianto, Tri Wahyu, hingga kitman Mateus 'Katrok' Kristanto.

"Sejak kecil, saya bermimpi bisa berdiri di depan Tugu yang fenomenal ini. Malam ini, impian saya terwujud, berdiri di sini, bersama ribuan suporter PSIM. Selamat ulang tahun, Laskar Mataram, jaya selalu," ujar Dicky Prayoga, disambut gemuruh tepuk tangan.

Winger lincah yang menjadi tulang punggung PSIM dalam beberapa musim terakhir, Rangga Muslim, juga mendapat kesempatan untuk mengucap sepenggal kalimat dalam momen istimewa ini.

"Saya tidak bisa berkata banyak. Saya ucapkan terimakasih, untuk seluruh suporter PSIM," katanya, sembari menahan linangan air mata.

Agenda malam itu, bisa dibilang sangat sederhana. Tidak ada hingar bingar pesta nan mewah, para suporter berkumpul untuk memanjatkan doa dan menyanyikan anthem 'AYDK', sembari menunggu hitung mundur, menyambut pukul 00.00 WIB, dimana PSIM resmi menyandang usia 88.

Mencintai PSIM, merupakan bagian dari merawat sejarah. 88 tahun sudah, begitu banyak momen suka dan duka, teriring hingga kini. Sugeng ambal warsa, Laskar Mataram, tansah bungah marang warisane simbah.

Bagikan :