Minggu, 15 April 2018

Taklukkan Persik, Arif Toemin Catat Brace

PSIMJOGJA.ID, BANTUL - PSIM Jogja sukses menaklukkan Persik Kendal tiga gol tanpa balas, dalam uji tanding di Stadion Sultan Agung, Bantul, Minggu (15/4/18).

Langsung memainkan tiga pemain baru, tim besutan Erwan Hendarwanto langsung mengambil inisiatif serangan.

Peluang pertama PSIM diperoleh lewat kaki Ismail pada menit ke tujuh. Berhadapan langsung dengan kiper, sepakan jarak dekat pemain asal Makassar tersebut, masih terlalu mudah dipatahkan.

PSIM kembali mendapatkan peluang di menit 27, lewat tembakan jarak jauh Raymond Tauntu. Namun, bola mendarat tepat pada pelukan kiper Persik Kendal.

Begitu juga tendangan Hendika Arga yang dilepaskannya usai melakukan kombinasi satu-dua dengan Fahri, saat laga memasuki menit 35, juga mampu ditepis penjaga gawang lawan.

Praktis, hingga turun minum kedua tim tetap gagal menyarangkan bola, sekaligus mengakhiri babak pertama dengan skor 0-0.

Memasuki babak kedua, PSIM langsung menggebrak. Hasilnya, di menit 49, Arif Toemin membawa Laskar Mataram unggul, lewat sepakan lob memukau, mengecoh kiper yang maju meninggalkan gawangnya.

Memasuki menit 56, PSIM mendapat peluang emas melalui sepakan penalti, setelah Ismail dilanggar di kotak terlarang. Sayang, Riskal yang maju sebagai algojo, gagal menjalankan tugasnya dengan sempurna.

Namun, tak berselang lama, atau pada menit 58, PSIM berhasil menggandakan keunggulan. Muhammad Rifky, pemain yang baru masuk menggantikan Alan Martha, mencatatkan namanya di papan skor.

Sepakan kaki kiri yang dilepaskan talenta kidal tersebut, tanpa ampun mengoyak sudut gawang Persik Kendal.

Seakan tidak puas dengan skor 2-0, anak asuh Erwan Hendarwanto terus melancarkan serangan ke lini pertajanan Persik Kendal. Alhasil, PSIM kembali mencetak gol, lewat brace Arif Toemin pada menit 74 memanfaatkan umpan Fahri.

Gol tersebut sekaligus memastikan kemenangan telak Laskar Mataram. Pasalnya, hingga wasit meniup peluit panjang tanda berakhirnya laga, keunggulan tiga gol PSIM atas Persik Kendal, tetap tak berubah.

Bagikan :