Sabtu, 02 Juni 2018

Fachri Muslim dan Kebiasaan saat Ramadhan

PSIMJOGJA.ID, JOGJA - Bulan Ramadhan biasa dikadikan ajang berkumpul dengan keluarga dan sanak saudara di rumah. 

Tak ayal, kesempatan tersebut juga dirindukan oleh gelandang mungil PSIM asal Makassar, Fachri Muslim. 

Ramadhan tahun ini, dirinya urung berkumpul dengan keluarga, lantaran harus mengikuti program latihan bersama PSIM Jogja. 

Kepada psimjogja.id, Fachri pun menceritakan bagaimana kebiasaannya bersama keluarga, saat bulan Ramadhan tiba. 

Pemuda 24 tahun itu berkisah, setiap kali bulan Ramadhan, dirinya selalu menyempatkan waktu, untuk membantu sang ibu, yang membuka toko di kediaman.

"Biasanya, tiap Ramadhan gini, ya cuma di rumah, bantu-bantu ibu jualan di rumah, karena ibu juga punya toko di sana," ungkapnya.

"Yang paling dikangenin tentu sahur bareng, terus buka puasa bareng, shalat tarawih ke masjid sama keluarga," tambah Fachri.

"Terus, kalau siang, main playstation sama adik, di kamar, sampai sore. Kalau dibilang rindu, ya tentu rindu," katanya, sembari diikuti senyum getir.

Untuk mengobati kerinduannya dengan keluarga di Makassar, pemain berpostur 168 cm tersebut memanfaatkan teknologi yang sudah semakin canggih dewasa ini. 

"Kalau kangen, ya paling telepon atau video call sama ibu bapak. Yang terpenting, selalu mendoakan beliau di setiap sholat saya," terangnya.

Tak lupa, pemain yang sudah berseragam Laskar Mataram sejak babak playoff Liga 2 2017 lalu itu pun juga mempunyai menu favorit di kala buka puasa.

"Pisang ijo, pastel, sirup campur susu, ditambah makanannya coto makassar. Mantap!," kelakar Fachri.

Penampilan apik saat babak playoff tahun lalu seakan tak menggaransi posisinya di skuat inti. Persaingan ketat di lini tengah PSIM musim ini membuat dirinya harus kerja ekstra keras untuk  memperebutkan satu pos di tim inti skuat Laskar Mataram.

Bagikan :