PSIM Jogja belum berhasil mencuri poin dalam laga tandang melawan Borneo FC Samarinda di Stadion Segiri, Minggu (1/2).

SAMARINDA, PSIMJOGJA.IDPSIM Jogja belum berhasil mencuri poin dalam laga tandang melawan Borneo FC Samarinda di Stadion Segiri, Minggu (1/2). Laga berakhir dengan skor 2-1 untuk kemenangan tuan rumah. Gol semata wayang Laskar Mataram tercipta dari titik penalti oleh Ze Valente (‘82).

Jalannya Pertandingan 

Berikut adalah hasil parafrase artikel tersebut berdasarkan teks yang diberikan dan data dari laporan pertandingan:

Pertandingan di Stadion Segiri berlangsung sengit dengan dominasi Borneo FC Samarinda sejak babak pertama dimulai. Tuan rumah berhasil unggul lebih dulu lewat gol Kaio Nunes pada menit ke-31 yang bertahan hingga turun minum.

Memasuki paruh kedua, PSIM mencoba bangkit dan sempat mengancam gawang Borneo lewat tendangan Riyatno Abiyoso yang masih bisa ditepis kiper Nadeo Argawinata. 

Laskar Mataram akhirnya berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1 pada menit ke-82 melalui eksekusi penalti Ze Valente. Hadiah penalti tersebut diberikan wasit setelah Ghulam Fatkur dilanggar oleh Dika Kuswardana di area terlarang.

Borneo FC kembali mengambil alih keunggulan lewat serangan pada masa injury time. Koldo Obieta menjadi pahlawan kemenangan tuan rumah melalui gol sundulannya pada menit ke-90+2 yang mengubah skor menjadi 2-1.

Performa Tim Meningkat

Pelatih Kepala PSIM Jogja, Jean-Paul van Gastel, menilai hasil akhir pertandingan ini jelas bukan sesuatu yang diharapkan oleh tim. 

“Saya rasa jika Anda melihat pertandingannya, saya pikir itu adalah permainan yang terbuka. Ada peluang di kedua sisi dan saya pikir itu sangat menyenangkan untuk ditonton,” ujar Van Gastel.

Ia melihat adanya kemajuan dalam performa tim, jika dibandingkan dengan laga sebelumnya melawan Persebaya. Juru taktik asal Belanda ini menilai anak asuhnya tampil cukup baik, meski hasil belum berpihak.

“Pada dasarnya saya pikir kami bermain cukup bagus, sama seperti saat melawan Persebaya, hanya saja kami berada di sisi skor yang belum beruntung. Cara kami menampilkan performa di lapangan, saya pikir itu sangat positif,” sambungnya.

Senada dengan sang pelatih, pemain PSIM Jogja, Reva Adi Utama, mengungkapkan kekecewaannya karena gagal membawa pulang poin dari Samarinda. 

“Mungkin ini bukan hasil yang kita inginkan karena kami datang ke sini bermain untuk menang. Tapi di momen ini, kita sedang membangun sistem dan pelatih sedang membangun identitas cara kita bermain,” tutur Reva.

Kapten PSIM ini berharap, rekan-rekannya tetap menjaga semangat untuk menatap laga selanjutnya. 

“Saya harap teman-teman untuk tetap menjaga motivasi dan semangat agar bisa mendapat poin di pertandingan berikutnya,” pungkasnya.

Share this :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *