
YOGYAKARTA, PSIMJOGJA.ID – PSIM Jogja kembali merealisasikan program sosial bertajuk PSIM Empathy dengan menggandeng komunitas suporter perempuan. Manajemen Laskar Mataram menciptakan ruang inklusif bagi elemen Brajamolek dan Maident Donna melalui lokakarya pemberdayaan diri.
Acara ini mengusung semangat “Self Love to Share Love”, sebab kepedulian pada diri sendiri adalah langkah awal peduli pada orang lain. Kegiatan yang dilaksanakan pada Sabtu (14/2) di Pendopo Wisma PSIM ini sukses terlaksana berkat dukungan Rexona, Taro, Le Minerale, Specs, dan Toyu.
Halifa Difa selaku Sponsorship and Commercial Manager PSIM Jogja memaparkan alasan mendasar di balik pemilihan tema acara tersebut.
“PSIM Empathy kali ini kami hadirkan dengan pendekatan berbeda karena tidak hanya fokus pada kegiatan berbagi. Kami mengangkat konsep self love to share love karena percaya bahwa empati tulus berawal dari individu sehat secara mental,” ungkap Halifa.
Gerakan Berkelanjutan bagi Sesama
Program PSIM Empathy kali ini terbagi menjadi dua sesi. Workshop bersama komunitas suporter perempuan ini merupakan fase yang pertama. Fase selanjutnya, PSIM akan berbagi bersama dengan salah satu panti asuhan di Yogyakarta.
Fase pertama berfokus pada refleksi diri supaya peserta acara mampu mengenal potensi dalam diri mereka. Setelahnya, mereka akan ikut berbagi ke panti asuhan sebagai bukti nyata penyaluran energi positif yang telah dipelajari.
“Rangkaian acaranya kami bagi menjadi dua fase yakni ruang refleksi penguatan diri dan aksi nyata berbagi sebagai bentuk penyaluran energi positif. Kami akan ada agenda berbagi ke panti asuhan sebagai bentuk rangkaian PSIM Empathy juga,” tuturnya.
Ia menambahkan harapannya atas acara ini. “Semoga PSIM Empathy menjadi gerakan berkelanjutan karena ketika kita belajar mencintai diri sendiri dengan utuh kita punya kapasitas lebih besar menyebarkan kebaikan,” imbuhnya.
Elemen Brajamolek turut merasakan faedah besar dari materi tentang pentingnya mencintai diri sendiri. Rasa percaya diri serta kemampuan menerima keadaan menjadi pelajaran berharga bagi mereka hari itu.
“Dengan adanya workshop ini ada banyak manfaat bisa kami pahami bahwa mencintai diri sendiri itu sangatlah penting agar kami bisa percaya diri. Itu semua tidak luput dari kata mencintai diri sendiri dan percaya diri,” ujar salah satu perwakilan Brajamolek.
Sementara itu, perwakilan Maident Donna mengaku sangat menikmati momen kebersamaan dalam agenda positif tersebut. Ia berharap manajemen rutin mengadakan acara serupa di masa mendatang.
“Acaranya seru sekali karena kita jadi punya pengalaman baru dan bisa kumpul bareng. Semoga sering ada acara seperti ini,” harap salah satu perwakilan Maident Donna.
