
YOGYAKARTA, PSIMJOGJA.ID – Manajemen PSIM Jogja kembali mengumumkan pergerakan pemain pada jendela transfer paruh musim BRI Super League 2026/26. Penyerang sayap kanan Laskar Mataram, Kasim Botan, resmi dilepas dengan status transfer ke Semen Padang FC.
Manajer PSIM Jogja, Razzi Taruna, mengonfirmasi kesepakatan tersebut. Langkah ini diambil sebagai opsi terbaik agar sang pemain mendapatkan menit bermain yang lebih ideal.
“Betul, kami sudah sepakat untuk transfer Kasim Botan ke Semen Padang di putaran kedua ini,” ujar Razzi.
Ketatnya persaingan di sektor sayap Laskar Mataram membuat kesempatan bermain Kasim cukup terbatas sepanjang putaran pertama. Manajemen berharap dengan transfer ini dapat menjaga potensi dan sentuhan terbaik pemain asal Adonara tersebut.
“Pertimbangan utamanya adalah kebutuhan jam terbang karena di posisinya saat ini, persaingan di PSIM memang sangat ketat,” lanjut Razzi.
Ia menegaskan, “Kami ingin Kasim tetap kompetitif dan mendapatkan menit bermain yang cukup di level tertinggi bersama klub barunya.”
Selain alasan menit bermain, Razzi menegaskan bahwa transfer ini merupakan salah satu jalan untuk bisa menyeimbangkan skuad Laskar Mataram pada paruh kedua kompetisi.
“Kami memutuskan ini sebagai salah satu jalan untuk efektivitas memperkuat skuad. Tim harus dikurangi untuk kemudian kami bisa merekrut satu pemain baru,” jelasnya.
Ia menambah, “Pemain baru ini posisinya bek tengah dan dia seorang pemain asing.”
Kontrak Berakhir Musim Ini
Transfer ini sekaligus menandai akhir kebersamaan Kasim dengan Laskar Mataram, bersamaan dengan habisnya masa kontrak sang pemain di Yogyakarta yang hanya satu musim.
“Karena kontrak Kasim di PSIM hanya satu musim, maka praktis kerja sama kami berakhir seiring dengan transfer ini,” tambahnya.
Manajemen tetap mengapresiasi kontribusi yang pernah diberikan Kasim selama berseragam Parang Biru dan mendoakan kesuksesan kariernya ke depan.
“Harapannya dia bisa memberikan kontribusi maksimal di Semen Padang dan terus menjaga performa terbaiknya di sisa musim ini,” pungkas Razzi.
