
YOGYAKARTA, PSIMJOGJA.ID – Skuad Laskar Mataram siap tampil dengan kekuatan penuh jelang laga kandang menjamu Bali United FC pada Senin (23/2) malam. Hampir seluruh penggawa dengan riwayat cedera berat kini telah kembali berlatih rutin.
Kondisi kebugaran fisik para pemain terus menunjukkan tren sangat positif. Hal ini disampaikan langsung oleh dokter tim PSIM Jogja, Hansel. Ia mengungkapkan kondisi terkini Donny Warmerdam.
“Untuk kondisi pemain sekarang, yang cedera berat hampir semuanya sudah kembali latihan. Donnya sudah kembali latihan bersama tim sejak beberapa minggu terakhir dan Yusaku juga sudah bisa bertanding,” ungkapnya.
Hansel menuturkan bahwa secara medis, kondisi Anton sudah siap dimainkan. Akan tetapi, keputusan utama tetap berada pada tim pelatih.
“Secara medis, Donny sudah bisa main. Masalah dia akan diturunkan bertanding atau tidak, itu tergantung pada keputusan tim kepelatihan,” tuturnya.
Sementara itu, pelatih kepala PSIM Jogja Jean-Paul Van Gastel juga memberikan komentar terkait kondisi Donny. Ia memastikan bahwa Donny akan masuk dalam daftar susunan pemain untuk laga kali ini.
“Dia memang ikut berlatih, jadi dia tersedia. Jadi besok dia ada di bangku cadangan. Tapi saya rasa dia masih jauh dari kata siap bermain sejak awal karena pertandingan terakhirnya tahun lalu di bulan Mei. Jadi dia harus lebih fit lagi,” jelasnya.
Meski belum bisa bermain sejak menit awal, Van Gastel mengaku senang dengan ketersediaan Donny untuk laga lawan Bali United nanti.
“Tapi saya sudah senang untuknya dan untuk tim bahwa dia sekarang tersedia karena dia telah bekerja keras. Jadi dia akan ada di sana (di bangku cadangan),” tegasnya.
Kondisi Pemulihan Anton
Nasib berbeda justru dialami oleh Anton Fase terkait kondisi cedera patah jari kaki yang menimpanya. Proses penyembuhan cederanya ternyata lebih lama dari waktu yang diperkirakan.
Hansel menjelaskan, “Estimasinya sebenarnya enam sampai delapan minggu dari awal cedera. Ternyata proses penyembuhannya memakan waktu lebih lambat dari perkiraan.”
Kelambatan progres ini terjadi karena retak tulang sang pemain belum tertutup rapat secara total. “Faktornya beragam, paling jelas tulangnya retak belum menyambung dengan sempurna. Jadi, dia belum bisa ikut latihan,” imbuhnya.
Selain patah tulang, tim dokter turut menyelesaikan beberapa kasus masalah kelelahan otot ringan. Keluhan fisik semacam ini sempat menimpa Andy Irfan beserta Ghulam Fatkur beberapa waktu lalu.
“Ada beberapa pemain sempat mengalami ketidaknyamanan pada otot, seperti Gulam dan Andi Irfan. Tetapi mereka berdua juga sudah kembali latihan,” papar Hansel.
Jelang laga esok, Hansel memastikan secara medis bahwa hanya Anton saja yang masih harus menepi akibat cederanya.
“Proses penyembuhannya tidak secepat perkiraan kita di awal. Berarti untuk pertandingan besok, absen bertanding hanya Anton saja,” tutup Hansel.
