
YOGYAKARTA, PSIMJOGJA.ID – PSIM Jogja secara resmi memperkenalkan bek tengah Jop van der Avert sebagai rekrutan terbaru di bursa transfer paruh musim BRI Super League 2025/26. Perekrutan ini merupakan langkah strategis manajemen bersama pelatih Jean-Paul Van Gastel untuk memperkokoh kedalaman skuad.
Manajer PSIM Jogja, Razzi Taruna, mengungkapkan bahwa evaluasi tim pelatih menyoroti urgensi penambahan tenaga baru di sektor pertahanan, berkaca pada laga-laga sebelumnya.
“Pelatih Kepala menggarisbawahi pentingnya kedalaman skuad, terutama di lini belakang. Di beberapa game terakhir, contohnya lawan Persebaya itu, kami sangat kekurangan opsi pemain di lini belakang,” ungkap Razzi.
Kehadiran Jop dapat menambah opsi di lini pertahanan. Terlebih, pemain versatile berkaki kidal ini bisa bermain sebagai bek maupun fullback kiri. Terlihat dari rekam jejaknya saat membela FC Dordrecht di Liga Belanda dan di kompetisi Asia.
“Kualitas Jop menurut kami cukup baik karena ia memiliki pengalaman bermain di Belanda dan terakhir di Liga 2 Korea. Fakta menariknya, saat Coach Van Gastel melatih di Liga 2 Belanda, Jop pernah bermain menghadapi tim asuhannya. Jadi secara tidak langsung, pelatih sudah mengetahui karakter permainannya, meski belum terlalu detail,” tambah Razzi.
Peluang Debut Lawan Persis
Razzi bahkan membuka peluang bagi Jop untuk melakoni debut pada laga terdekat melawan Persis Solo, Jumat (6/2). Pemain kelahiran 11 Mei 2000 jebolan akademi NAC Breda ini, dinilai mampu memberikan kontribusi positif bagi tim.
“Harapannya Jop segera bisa beradaptasi dan berkontribusi untuk PSIM. Lalu, untuk laga terdekat melawan Persis, bisa jadi sudah ikut bermain,” tuturnya.
Meski demikian, keputusan akhir tetap berada di tangan tim pelatih, dengan mempertimbangkan kondisi fisik sang pemain.
“Sebenarnya secara administrasi tidak ada halangan, tetapi tergantung pada keputusan tim pelatih. Apakah ada faktor fisik atau segala macamnya itu sudah siap atau belum,” jelas Razzi.
Antusiasme Jop van der Avert
Bagi Jop, bergabung dengan Laskar Mataram adalah tantangan menarik dalam karier profesionalnya. Ia mengaku telah mempersiapkan diri dengan baik agar bisa langsung nyetel dengan tim.
“Saya rasa ini adalah klub yang sangat besar dengan basis suporter yang besar, tim yang bagus, pelatih yang baik. Saya hanya ingin membantu tim untuk meraih poin sebanyak mungkin,” ujar Jop.
Ia menegaskan kesiapannya untuk segera merumput dan menyapa para suporter PSIM Jogja di stadion.
“Tahun lalu saya bermain di Korea Selatan, saya menjaga kondisi tetap bugar, jadi saya siap untuk petualangan berikutnya. Saya tidak sabar untuk melihat kalian di pertandingan berikutnya. Kita akan bertemu satu sama lain di stadion,” pungkasnya.
