PSIM Jogja menggelar acara penandatanganan perjanjian untuk seluruh pemain akademi EPA pasca pengumuman resmi daftar skuad.

YOGYAKARTA, PSIMJOGJA.ID — PSIM Jogja menggelar acara penandatanganan perjanjian untuk seluruh pemain akademi EPA U-20, U-18, dan U-16 pasca pengumuman resmi daftar skuad. Terdapat dua perjanjian kontrak, yakni perjanjian pembinaan pemain serta perjanjian kontrak amatir.

Acara yang digelar di Monumen PSSI, Baciro, ini menjadi syarat resmi untuk dikirim ke Sistem Informasi dan Administrasi PSSI (SIAP) sebelum para pemain mengikuti kompetisi Elite Pro Academy (EPA) musim 2026/2027. Sekretaris EPA PSIM Jogja, Annisa Nur Fitriyah, menjelaskan bahwa isi perjanjian ini pada dasarnya memuat komitmen dan kesepakatan antara pemain dengan pihak akademi dalam mengikuti proses pembinaan.

“Perjanjian tersebut bertujuan untuk memastikan bahwa pemain bersedia mengikuti seluruh rangkaian program pembinaan yang telah ditetapkan oleh akademi, baik dalam kegiatan latihan, pertandingan, maupun kegiatan pendukung lainnya selama periode pembinaan dan kompetisi Elite Pro Academy PSIM Jogja,” ujarnya. 

Penandatanganan dilaksanakan selama tiga hari dengan menyesuaikan jadwal latihan masing-masing Kelompok Umur (KU), dimulai dari tim U-18 pada Kamis (24/9), dilanjutkan tim U-20 pada Jumat (25/9), dan ditutup tim U-16 pada Sabtu (26/9). Dalam kesempatan ini, manajemen serta tim kepelatihan turut memberikan pemahaman terkait isi perjanjian sebelum dilakukan penandatanganan.

Perbedaan Skema untuk Skuad U-20

Proses penandatanganan ini memiliki mekanisme yang berbeda antara tim U-20 dengan tim U-18 dan U-16. Untuk pemain U-16 dan U-18, penandatanganan dilakukan oleh orang tua/wali masing-masing pemain, mengingat status mereka yang belum memasuki usia legal secara hukum. Sementara untuk tim U-20, penandatanganan dilakukan langsung oleh para pemain.

Dalam kegiatan ini, manajemen juga menjawab pertanyaan-pertanyaan dari pemain dan orang tua/wali terkait kontrak serta kompetisi. “Proses administratif pemain akan berlanjut ke tahap pendaftaran pada LIAS, sistem milik operator kompetisi I-League,” ungkap Annisa.

“Setelah selesai di SIAP, mereka juga perlu didaftarkan di sistem dari operator kompetisi I-League namanya LIAS, kurang lebih sama dengan SIAP. Kita juga perlu memberikan data-data pemain untuk memastikan pemain tersebut sesuai regulasi,” lanjutnya.

Dengan rampungnya proses penandatanganan seluruh pemain, tim EPA PSIM Jogja kini semakin siap menjalani kompetisi Elite Pro Academy One musim 2026/2027 yang akan dimulai awal Oktober mendatang.

Share this :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *