Sejumlah pemain PSIM Jogja yang sebelumnya harus menepi akibat cedera, kini menunjukkan perkembangan kondisi fisik yang cukup positif.

YOGYAKARTA, PSIMJOGJA.ID – Kabar menggembirakan datang dari skuad PSIM Jogja di tengah persiapan menghadapi laga perdana putaran kedua BRI Super League 2025/26. Sejumlah pemain yang sebelumnya harus menepi akibat cedera, kini menunjukkan perkembangan kondisi fisik yang cukup positif.

Dokter tim PSIM Jogja, Hansel, memberikan laporan terbaru mengenai kondisi para penggawa Laskar Mataram, setelah sesi latihan hari Rabu (21/1). Beberapa nama andalan dipastikan telah pulih dan mulai mengikuti latihan reguler.

Salah satu kabar yang paling dinanti adalah kembalinya Yusaku Yamadera. Bek berkebangsaan Jepang ini sudah masuk ke dalam sesi latihan skuad, setelah sempat absen beberapa waktu.

“Yusaku progresnya sudah baik, (kondisi kebugaran) sudah hampir 100 persen. Ini sudah latihan sama tim. Jadi, harapannya bisa segera kembali ke lapangan,” ujar Hansel.

Kondisi serupa juga dialami oleh Harlan Suardi dan Andy Irfan. Kedua pemain merespons program pemulihan dengan baik, sehingga bisa bergabung lebih cepat dari perkiraan awal.

“Andy Irfan juga sudah balik latihan dengan tim. Ya, kebetulan cederanya agak ringan, jadi recovery-nya cepat. Kalau Harlan, dia juga sudah latihan bareng tim,” tambah Hansel.

TUNGGU LAMPU HIJAU PELATIH

Selain nama-nama tersebut, tim medis juga memantau kondisi Dede Sapari dan Ghulam Fatkur Rahman yang mengeluhkan nyeri otot saat latihan. Keduanya kini berlatih di bawah pengawasan pelatih fisik, demi mengembalikan kebugaran.

“Dede sempat merasakan ada rasa tidak nyaman di bagian pahanya. Setelah istirahat dan fisioterapi, kini ia sudah mengikuti sesi latihan,” jelas Hansel.

Ia menambahkan, “Sama seperti Dede, Ghulam juga merasakan nyeri otot. Jadi, waktu latihan tidak ada kontak fisik berlebihan, tetapi dia tiba-tiba merasakan sesuatu di otot pahanya. Sudah periksa MRI (Magnetic Resonance Imaging), istirahat cukup, dan fisioterapi. Hari ini, Ghulam sudah balik latihan dibersamai pelatih fisik.”

Di sisi lain, Anton Fase dan Donny Warmerdam masih membutuhkan waktu istirahat lebih panjang, guna memastikan struktur tulang mereka benar-benar pulih. Rencananya, kedua pemain akan melakukan kontrol ke Rumah Sakit Bethesda pekan depan untuk memantau kondisi tulangnya.

“Minggu depan kita coba periksa ulang, rontgen ulang. Supaya melihat apakah retaknya itu sudah menyambung atau belum untuk Anton,” jelas Hansel.

“Sementara itu, Donny juga agendanya sama-sama rontgen, tetapi kita lihat tulang yang sudah tersambung itu sudah kuat 100 persen atau belum,” tambahnya.

Setidaknya ada 5 pemain telah mendapatkan lampu hijau dari tim medis, sisanya 2 pemain masih dalam perawatan intens. Adapun keputusan menurunkan mereka dalam pertandingan melawan Persebaya Surabaya di Stadion Sultan Agung, Minggu (25/1), tetap menjadi wewenang Pelatih Kepala Jean-Paul van Gastel, berdasarkan rekomendasi pelatih fisik.

“Dari segi medis, beberapa pemain (yang sebelumnya cedera) sudah siap bertanding. Jika pemain sudah kembali latihan dengan tim, ada potensi untuk bermain ada. Akan tetapi, keputusan untuk main atau belum, tetap ada pada pelatih kepala,” tutup Hansel.

Share this :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *