Skuad muda PSIM Jogja sukses membawa pulang poin maksimal dari lawatan tandang ke markas Madura United di Pamekasan.

YOGYAKARTA, PSIMJOGJA.IDSkuad muda PSIM Jogja sukses membawa pulang poin maksimal dari lawatan tandang ke markas Madura United di Pamekasan. Laskar Mataram Muda tampil impresif saat berlaga di Madura United Training Ground pada Sabtu (17/1) dan Minggu (18/1).

Tim U16 dan U18 berhasil menyapu bersih kemenangan dalam dua hari pertandingan dengan total raihan enam poin untuk masing-masing kelompok umur (KU). Sementara itu, skuad PSIM U20 harus puas membawa pulang dua poin tambahan hasil dari dua kali bermain imbang.

Manajer EPA PSIM Jogja, Joshua Dio, menyatakan kepuasannya terhadap kerja keras serta mentalitas seluruh pemain selama pertandingan berlangsung. “Secara keseluruhan teman-teman puas dengan cara main dan attitude pemain di lapangan, mereka mau kerja keras untuk ambil poin sesuai target,” ujar Joshua.

Tantangan berat sempat menghadang skuad muda Laskar Mataram di Pamekasan. “Cuaca di sana panas sekali, terlebih stadionnya dekat dengan laut sehingga anginnya sangat besar. Jadi, kita mulai adaptasi untuk tidak banyak bermain bola atas karena anginnya kurang mendukung,” jelasnya.

Adaptasi Taktik Berbuah Manis

Kunci kemenangan skuad U16 dan U18 terletak pada tingkat kesabaran para pemain dalam membongkar pertahanan rapat lawan. Tim pelatih harus memutar otak menghadapi strategi bertahan total atau low block dari tuan rumah.

Joshua menjelaskan, “Kita harus main sabar untuk bongkarnya, tidak perlu long ball yang tidak jelas, kita sabar main kaki ke kaki dan mencoba memanfaatkan kesempatan sekecil mungkin untuk mencetak gol.”

Penerapan taktik transisi bertahan ke menyerang berjalan mulus sehingga gawang kedua KU tidak tembus oleh lawan. “Kebetulan di dua game juga U16 dan U18 tidak kebobolan, jadi secara transisi defense dilanjutkan attack lumayan berhasil diterapkan,” tambahnya.

Situasi sedikit berbeda dialami skuad U20 karena harus berangkat dengan komposisi pemain tidak lengkap akibat kendala cedera. Absennya beberapa pilar penting memaksa tim pelatih menerapkan skema bermain tanpa penyerang murni.

“Kita fight dengan komposisi pemain yang tersedia, bahkan di dua match kemarin kita tidak pakai striker sama sekali karena cedera,” ungkapnya.

Meski tampil pincang, Joshua mengapresiasi daya juang penggawa U20 saat menahan imbang tuan rumah pada laga kedua (18/1) dengan strategi false nine. “Di lima menit akhir kita kejar tapi hasilnya cuman kita dapat satu gol, kita tetap bersyukur dapat dua poin dari U20,” pungkas Joshua.

Torehan poin dari Madura ini menjaga asa Laskar Mataram Muda untuk terus bersaing di papan klasemen sementara grup EPA Super League 2025/26. Tim pelatih akan memanfaatkan waktu rehat untuk mematangkan persiapan fisik dan taktik menuju laga selanjutnya.

Rekap Hasil Pertandingan EPA Madura United vs EPA PSIM Jogja:

Sabtu, 17 Januari 2026

  • EPA PSIM U16: Menang 0-2  (3 Poin)
  • EPA PSIM U18: Menang 0-1  (3 Poin)
  • EPA PSIM U20: Imbang 0-0 (1 Poin)

Minggu, 18 Januari 2026

  • EPA PSIM U16: Menang 0-4 (3 Poin)
  • EPA PSIM U18: Menang 0-3 (3 Poin)
  • EPA PSIM U20: Imbang 1-1 (1 Poin)
Share this :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *