Panitia Pelaksana (Panpel) PSIM Jogja terus mematangkan persiapan menjelang laga kontra Persis Solo di Stadion Sultan Agung, Bantul, Jumat (6/2).

YOGYAKARTA, PSIMJOGJA.ID – Panitia Pelaksana (Panpel) PSIM Jogja terus mematangkan persiapan menjelang laga kontra Persis Solo di Stadion Sultan Agung, Bantul, Jumat (6/2). Fokus utama persiapan kali ini tertuju pada skema pendistribusian tiket guna memastikan keamanan selama pertandingan berlangsung.

Ketua Panpel PSIM Jogja, Wendy Umar Seno Aji, menjelaskan bahwa proses perizinan masih terus berjalan dengan berbagai syarat tambahan yang bertujuan untuk keamanan.

“Kita butuh banyak dokumen tambahan yang diminta pihak terkait untuk memastikan pelaksanaan pertandingan berjalan dengan aman. Karena terbukti di pertandingan sebelumnya itu banyak suporter tim tamu di sekitaran Stadion Sultan Agung,” ujar Wendy.

Ia menjelaskan, bahwa kuota tiket untuk laga hari Jumat besok mencapai angka 9.000, yang terbagi atas 8.500 untuk tribun terbuka dan 500 untuk tribun tertutup (termasuk complement pertandingan untuk pemain & official tim, sponsor, serta tamu undangan).

“Saya diminta presentasi berkaitan rencana pengamanannya, sebelum rekomendasi jumlah penonton keluar. Alhamdulillah sudah keluar di angka 9.000,” tutur Wendy.

Upaya Meminimalkan Kebocoran Tiket Suporter Tamu

Kebijakan khusus diambil dengan memaksimalkan penjualan tiket melalui dua wadah suporter resmi PSIM Jogja, seperti laga sebelumnya melawan Persebaya (25/1). Langkah ini menjadi kesepakatan bersama untuk menyaring pembeli tiket agar tidak jatuh ke tangan pendukung tim tamu.

“Sistem penjualan tiket lewat dua wadah suporter ini akan lebih bisa terfilter. Kita diminta untuk meminimalkan kebocoran tiket untuk suporter tim tamu,” kata Wendy.

Penjualan tiket secara daring atau online tetap menjadi pilihan, tetapi bersifat situasional tergantung ketersediaan kuota. Jika alokasi pada masa presale melalui wadah suporter tidak habis, barulah tiket akan dikembalikan ke sistem kanal digital.

“Pilihan online tetap ada kalau nantinya kuota dua wadah suporter ini di presale hari pertama dan kedua tidak habis. Kalau misal habis, penjualan daring hanya tersedia untuk kelas VIP melalui Brimo di H-1 pertandingan,” ucapnya.

Wendy juga memastikan bahwa tribun pada Gate 9 dan Gate 10 sudah terakomodasi melalui koordinasi dengan wadah suporter. Fasilitas bagi penonton di sisi timur dan utara tersebut kini telah dipastikan statusnya untuk laga esok.

“Gate 9 dan 10 sudah selesai di wadah suporter. Sembilan itu timur sudah terfasilitasi dan sepuluh itu utara juga sudah terfasilitasi,” jelas Wendy.

Melalui kebijakan ini, Panpel berharap pertandingan bertajuk derbi tersebut dapat menjadi bukti kelayakan PSIM menyelenggarakan laga besar. Dukungan seluruh elemen pendukung sangat dibutuhkan agar PSIM tetap mendapatkan kuota penonton pada laga-laga selanjutnya.

“Jaminan keamanan dibutuhkan Panpel dan manajemen PSIM untuk bisa mendapatkan kuota di pertandingan selanjutnya. Ini semua tidak akan mungkin bisa tanpa dukungan semua pihak dan pecinta sepak bola pendukung PSIM,” pungkasnya.

Share this :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *