
YOGYAKARTA, PSIMJOGJA.ID – Jelang laga kandang kontra Persita Tangerang pada Kamis (30/4) sore di Stadion Sultan Agung, Bantul, PSIM Jogja tetap menjalani latihan normal seperti biasanya. Laskar Mataram dipastikan akan tampil tanpa kekuatan penuh dikarenakan beberapa penggawa utama diharuskan absen.
Pelatih kepala PSIM Jogja, Jean-Paul Van Gastel, menjelaskan bahwa absennya pemain diakibatkan akumulasi kartu kuning dan cedera.
“Persiapannya bagus. Seperti yang kita ketahui, kami mendapati dua suspensi dan masih ada beberapa yang cedera. Jadi, begitulah adanya dan kami menjalani persiapan yang normal,” ungkapnya.
Ezequiel “Pulga” Vidal dan Riyatno Abiyoso absen akibat akumulasi kartu kuning. Sementara itu, Rahmatsho Rahmatzoda dan Anton Fase masih dalam tahap pemulihan cedera.
Evaluasi Hasil Putaran Pertama
Evaluasi mendalam dilakukan mengingat kekalahan telak 4-0 pada pertemuan sebelumnya di kandang Persita Tangerang. Van Gastel menyoroti kesalahan individu yang menyebabkan timnya kebobolan banyak gol di babak kedua saat itu.
“Ya, itu memang kekalahan besar di Tangerang, tapi menurut saya ada banyak kesalahan individu. Saya rasa babak kedua itu seperti film komedi,” ucapnya.
Meskipun demikian, juru taktik asal Belanda tersebut tetap optimis melihat pertandingan sore nanti. Menurutnya, PSIM dan Persita sedang dalam kondisi yang mirip pada putaran kedua BRI Super League 2025/26 ini.
“Tapi jika Anda melihat Tangerang dan kami sekarang, saya pikir kami berada dalam situasi yang mirip. Kami berdua tidak mengumpulkan poin sebanyak yang kami lakukan di paruh pertama musim,” jelasnya.
Salah satu fokus utama dalam sesi latihan adalah memperbaiki koordinasi pertahanan, terutama dalam mengantisipasi situasi bola mati. Van Gastel bersama tim pelatih bekerja keras meminimalkan celah yang sering dimanfaatkan oleh lawan.
Ia menambahkan, “Salah satu kelemahan kami adalah bola mati (set pieces). Kami sedang memperbaiki bagian itu, tapi memang sulit dipecahkan.”
Di sisi lain, gelandang PSIM Jogja, Muhammad Iqbal, turut menyampaikan rasa optimistisnya setelah mendapat kepercayaan kembali untuk mengisi sebelas pertama. Ia mengaku seluruh pemain sudah menjalankan instruksi pelatih dengan maksimal selama masa persiapan.
“Alhamdulillah, di pertandingan pertama dikasih kesempatan. Di pertandingan kedua ini dikasih kesempatan lagi, semoga bisa lebih membantu tim di menit-menit awal,” tuturnya.
“Kita di latihan sudah mempersiapkan semuanya dengan baik. Semoga di pertandingan besok kita bisa dapat tiga poin,” pungkas Iqbal menyampaikan harapannya.
