
YOGYAKARTA, PSIMJOGJA.ID – PSIM Jogja harus menerima kekalahan atas Persita Tangerang dalam lanjutan kompetisi BRI Super League 2025/26 pekan ke-30. Dalam laga yang digelar di Stadion Sultan Agung, Bantul, Kamis (30/4) sore tersebut, Laskar Mataram tunduk 0-1.
Pendekar Cisadane berhasil unggul cepat di awal pertandingan berkat gol Andrejic Aleksa pada menit ke-6. Gol tersebut menjadi satu-satunya yang tercipta dalam laga ini dan penentu kemenangan tim tamu.
Pelatih kepala PSIM Jogja, Jean-Paul Van Gastel, menyoroti gol menit awal Persita yang menurutnya mampu mengubah jalannya permainan di lapangan.
“Ya, kita melihatnya setelah dua menit, peluang pertama dari Persita karena kita melihat gol tersebut. Setelah itu mereka mundur dengan formasi blok rendah sulit untuk ditembus. Seperti sepanjang musim ini, kita membutuhkan banyak peluang untuk mencetak satu gol,” ungkapnya.
Mantan juru taktik FC Besiktas tersebut mengaku bahwa hasil laga kali ini cukup mengecewakan. “Mereka mendapat penalti dan Cahya menyelamatkan kita sehingga kita bisa terus berjuang. Jadi, ini adalah hasil mengecewakan lagi,” tambahnya.
Kekecewaan atas Hasil Laga
Senada dengan sang pelatih, meski mampu menepis penalti lawan, Cahya Supriadi juga merasakan kekecewaan yang cukup mendalam atas kekalahan hari ini. Meski begitu, ia mengapresiasi kerja keras seluruh rekan timnya di lapangan. “Saya mengapresiasi semua teman saya yang telah bekerja keras hingga titik ini,” tuturnya.
“Mungkin perasaan saya saat ini masih sedih juga karena kita tidak menang. Mungkin akan berbeda jika kita seri atau menang, akan menjadi sebuah kebanggaan tersendiri bisa menyelamatkan penalti,” imbuhnya.
Menurutnya, kemenangan Persita tak lepas dari pertahanannya yang sangat rapat, sehingga menyulitkan PSIM untuk mencetak gol ke gawang Pendekar Cisadane tersebut.
“Kita melihat bahwa pertandingan ini cukup sulit karena kita kebobolan di menit-menit awal, dan untuk menembus pertahanan lawan ketika mereka sudah masuk ke formasi blok rendah, dan mungkin itu cara mereka untuk mempertahankan kemenangan,” papar Cahya.
Laskar Mataram masih menyisakan empat pertandingan dalam gelaran BRI Super League 2025/26. Laga terdekat, PSIM dijadwalkan akan menghadapi Persib Bandung pada Senin (4/5) di Stadion Gelora Bandung Lautan Api.
