PSIM Jogja menggelar agenda uji pengukuran lux lampu Stadion Sultan Agung pada Kamis (7/8) untuk memenuhi standar kompetisi musim 2026/27.

YOGYAKARTA, PSIMJOGJA.ID – PSIM Jogja menggelar agenda uji pengukuran lux lampu Stadion Sultan Agung, Bantul, pada Kamis (7/8). Langkah ini diambil untuk memastikan venue pertandingan memenuhi standar operasional kompetisi mendatang.

Manajer operasional PSIM Jogja, Wendy Umar Seno Aji, menjelaskan bahwa agenda pengujian ini merupakan bentuk komitmen klub dalam mengikuti prosedur resmi dari operator Liga. Manajemen Bersama MOC (Match organizing Committee) atau panitia pelaksana terus berupaya melengkapi seluruh fasilitas pendukung stadion sesuai standar operasional.

“Uji coba lux lampu ini dalam rangka memenuhi regulasi dari Ileague terkait penyelenggaraan pertandingan kompetisi Super League musim 2026/27,” ungkap Wendy.

Proses peremajaan sistem pencahayaan di stadion tersebut melibatkan pengadaan unit lampu baru secara menyeluruh. Pengiriman perangkat pendukung tersebut membutuhkan kurun waktu tertentu hingga siap dipasang.

“Semua unit lampu di SSA ini baru dan kami datangkan dari Polandia sehingga memang kemarin membutuhkan waktu yang cukup lumayan untuk proses pengirimannya,” lanjut Wendy.

Koordinasi Intensif dan Pemenuhan Fasilitas Stadion

Pengukuran tingkat pencahayaan stadion dilakukan secara mendalam dengan memperhitungkan berbagai sudut teknis. Manajemen bersama MOC menggaet pihak berpengalaman agar proses kalkulasi berjalan presisi.

Ermantino Handokomulyo selaku Match Organizing Committee Chairman (MOCC) atau ketua panitia pelaksana PSIM Jogja menuturkan, “Untuk cek pengukuran lux lampu ini sangat detail, karena setiap arah dan posisi itu akan mempengaruhi hasil pengukuran. Sehingga kami juga dibantu tenaga ahli dalam agenda ini.”

Selain sektor pencahayaan, pemasangan single seat bagi penonton di area tribun telah diselesaikan. Pengadaan fasilitas ini disebar ke beberapa titik tribun.

“Saat ini, untuk pengerjaan single seat sudah rampung sepenuhnya. Sejumlah 4.520 sudah terpasang, 3.500 di tribun timur, sementara sisanya kami pasang di tribun barat atau VIP,” katanya.

Manajemen serta MOC kini menunggu laporan tertulis hasil pengukuran lux lampu tersebut. Hasil pengukuran diharapkan mampu memenuhi batas minimum standarisasi stadion.

“Untuk pengukuran lux lampu masih menunggu hasil resminya. Harapannya, sudah sesuai 1.600 lux sesuai regulasi kompetisi musim ini,” harap Ermantino.

Komunikasi aktif terus dijalin dengan pihak operator Liga selama proses perbaikan fasilitas berlangsung. Langkah intensif ini diambil guna memastikan seluruh tahapan pembenahan sesuai dengan standar yang telah ditetapkan.

“Kami terus berkoordinasi dengan Ileague terkait single seat dan penambahan lux lampu ini. Jadi, apabila ada kendala atau kesulitan, kami bisa langsung mendapatkan rekomendasi dan masukan dari Ileague selaku operator Liga,” pungkasnya.

Share this :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *