PSIM Jogja menggelar sesi latihan bersama Bali United FC di Stadion Mandala Krida, Yogyakarta, Sabtu (22/8) mulai pukul 10.00 WIB.

YOGYAKARTA, PSIMJOGJA.ID – PSIM Jogja menggelar sesi latihan bersama Bali United FC di Stadion Mandala Krida, Yogyakarta, Sabtu (22/8) mulai pukul 10.00 WIB. Agenda ini dijalankan dengan format pertandingan 45 menit x 2 serta tambahan satu babak selama 30 menit.

Laskar Mataram menurunkan susunan pemain berbeda pada 90 menit awal serta 30 menit babak tambahan. Pelatih Kepala PSIM Jogja, Jean-Paul van Gastel, mengapresiasi kerja keras seluruh anak asuhnya di lapangan.

“Menurut saya, kami bermain dengan baik. Pada akhir pertandingan 90 menit pertama, kami mengalami beberapa kendala fisik. Namun, hal itu wajar karena persiapan Bali United dimulai dua minggu lebih awal daripada kami,” ungkapnya.

Van Gastel menilai skema permainan dan organisasi pertahanan timnya sudah berjalan sesuai rencana. Kendati demikian, efektivitas penyelesaian akhir para pemain pada babak tambahan masih menjadi catatan perbaikan.

“Secara keseluruhan saya puas dengan cara bermain dan cara bertahan yang kami terapkan. Saya puas, dan untuk para pemain yang tampil di babak akhir,” tambahnya.

Penyelesaian Peluang Akhir

Juru taktik kelahiran Breda tersebut melihat beberapa peluang anak asuhnya seharusnya dapat membuahkan gol. Hal ini menjadi catatan penting bagi tim pelatih untuk laga-laga dalam latihan bersama ke depannya.

Ia menjelaskan, “Kami sempat berhadapan satu lawan satu dengan penjaga gawang sebanyak dua atau tiga kali. Peluang-peluang tersebut seharusnya berbuah gol. Oleh karena itu, saya rasa dalam hal tersebut kami masih harus berbenah karena meskipun menciptakan banyak peluang di babak akhir, kami tidak mampu menyelesaikannya dengan baik.”

Van Gastel berencana memberikan kesempatan kepada anak asuhnya yang kali ini bermain di babak tambahan untuk tampil penuh pada agenda latihan bersama berikutnya. Kebijakan ini bertujuan menjaga keseimbangan kondisi fisik seluruh anggota tim.

“Pada pertandingan berikutnya, giliran para pemain lain yang akan bermain selama 90 menit penuh. Hal ini penting agar mereka juga mendapatkan menit bermain yang sama. Tentu saja akan menjadi tantangan bagi mereka untuk bermain penuh selama 90 menit, seperti halnya para pemain yang tampil hari ini. Namun, itulah yang saat ini mereka butuhkan,” tuturnya.

Terkait waktu pertandingan yang dilaksanakan pada pagi menjelang siang, van Gastel menyebut penyesuaian jadwal dilakukan atas kesepakatan kedua belah pihak demi mengakomodasi perjalanan tim tamu. Cuaca terik di lapangan menjadi tantangan tersendiri bagi kedua kesebelasan.

“Jadwal pertandingan ini disesuaikan karena situasi dari pihak Bali United terkait jadwal perjalanan mereka. Suhu udara memang cukup tinggi dan cuacanya terasa sangat panas, padahal saya hanya berteriak di pinggir lapangan tanpa ikut berlari. Saya tahu pertandingan ini sangat berat bagi para pemain, tetapi tim lawan pun menghadapi kendala yang sama,” tandas Van Gastel.

Share this :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *