
YOGYAKARTA, PSIMJOGJA.ID — Operator Liga baru saja menggelar drawing pembagian grup untuk kompetisi League Cup, turnamen baru pengganti Piala Indonesia yang digelar perdana di musim 2026/2027 ini. Agenda ini digelar secara daring melalu live streaming pada Rabu (7/10) pukul 15.30 WIB.
Berada di pot satu zona barat 2, PSIM Jogja tergabung ke dalam grup E bersama Persikad Depok serta Persiku Kudus. Manajer Tim PSIM Jogja, Iksan Mahar, menyebut hasil drawing ini relatif bersahabat.
“Kalo dari sisi lawan dan juga drawing menurut kita tidak terlalu sulit dibandingkan grup-grup lain di zona barat yang secara persaingan lebih sulit,” ujarnya.
Ia juga mengungkapkan rasa senangnya dengan susunan jadwal pertandingan grup yang menguntungkan timnya. Secara praktis, PSIM Jogja tidak akan bertanding di luar Kota Yogyakarta selama fase grup.
“Kalau melihat susunan lawan dan menurut agenda, kita akan main home menghadapi Persikad Depok dan away melawan Persiku Kudus yang notabene mereka bermarkas di Bantul, berarti kita tidak akan keluar dari Bantul, jadi tentu ini sebuah hal positif dan harapannya semoga bisa dimaksimalkan oleh tim karena hanya juara grup yang akan lolos” jelasnya.
Peluang Bagi Pemain Lokal
Tanggal resmi dua laga fase grup masih menunggu pengumuman, namun sudah pasti digelar di bulan November berdasarkan konfirmasi Direktur Utama Ileague. Iksan menyoroti penambahan dua laga ini akan menjadi tantangan tersendiri bagi tim pelatih dalam membagi komposisi skuad, mengingat kompetisi Super League juga tetap berjalan pada bulan tersebut.
“Tentu ini akan jadi tantangan bagi tim pelatih untuk mengatur program tim karena jadwal akan semakin berat di bulan November di mana kita akan ketambahan dua jadwal League Cup ini,” ungkapnya.
Dalam kompetisi League Cup kali ini, setiap tim hanya diperbolehkan mendaftarkan maksimal tiga pemain asing. Iksan melihat regulasi ini menjadi kesempatan bagi para pemain lokal yang belum mendapat banyak kesempatan bermain di musim ini.
“League Cup ini hanya memperbolehkan tiga pemain asing untuk didaftarkan, tentu hal ini menjadi kesempatan bagi para pemain lokal yang selama ini kurang mendapat menit bermain untuk membuktikan kualitas mereka dan memberikan sumbangsih yang positif bagi tim.” pungkasnya.
