PSIM Jogja mematangkan persiapan menjelang laga menghadapi Persija Jakarta di Stadion Sultan Agung, Bantul, pada Sabtu (10/10) pukul 15.30 WIB.

YOGYAKARTA, PSIMJOGJA.ID – PSIM Jogja mematangkan persiapan menjelang laga menghadapi Persija Jakarta di Stadion Sultan Agung, Bantul, pada Sabtu (10/10) pukul 15.30 WIB. Skuad Laskar Mataram mengalihkan fokus ke lapangan usai mendapat istirahat singkat pada jeda internasional.

Pelatih kepala PSIM Jogja Jean-Paul van Gastel menuturkan, “Setelah jeda libur, kompetisi liga dimulai kembali. Bagi kami, ini adalah pertandingan yang berusaha kami menangkan. Kami sempat libur beberapa hari, dan setelah itu kami kembali bekerja keras mempersiapkan diri untuk pertandingan besok.”

Persija Jakarta memiliki banyak pemain berlabel tim nasional dengan jam terbang tinggi. Menanggapi hal ini, sang pelatih berkata, “Mengenai pemain tim nasional di Persija, mereka sudah terbiasa bermain dalam banyak pertandingan, jadi saya rasa hal tersebut bukan sebuah keuntungan bagi kami.”

Van Gastel memilih menutup rapat skema taktik racikannya demi memaksimalkan eksekusi Ketika di lapangan. “Saya tidak bisa membicarakan strategi karena kami sudah memiliki rencana permainan yang telah dilatih kemarin,” tegasnya.

Optimisme Pemain

Penjaga gawang andalan Laskar Mataram, Cahya Supriadi, mengaku telah siap untuk menjalani laga esok. Dirinya mengaku telah mendapatkan instruksi dari sang pelatih untuk penampilannya besok sore.

“Secara keseluruhan kami siap untuk menghadapi Persija besok. Pelatih sudah memberikan instruksi, dan kami akan tampil maksimal untuk pertandingan besok,” ungkapnya.

Bermain di hadapan pendukung sendiri memberikan tambahan motivasi bagi Cahya dan tim. Ia sadar, lawannya hadir dengan membawa ambisi besar untuk meraih kemenangan, sehingga laga besok akan berjalan dengan alot.

“Intinya, kami bersyukur bisa bermain di Jogja serta didukung penuh oleh suporter. Semoga kami bisa memberikan hasil terbaik, karena kami tahu Persija juga mengincar kemenangan melawan kami. Akan tetapi, kami akan berjuang sampai akhir,” jelasnya. 

Melawan mantan klubnya menghadirkan motivasi tersendiri bagi pemain kelahiran Karawang tersebut. Ia berharap bisa tampil lebih baik daripada laga pada musim sebelumnya.

 “Saya selalu antusias ketika bertemu dengan mereka. Musim lalu kami bisa menahan imbang 1-1 dan meraih kemenangan 2-0 di Jakarta. Catatan tersebut menjadi acuan bagi saya agar bisa tampil lebih baik daripada sebelumnya,” pungkasnya.

Share this :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *