Bermain sebagai tuan rumah, PSIM Jogja harus menelan kekalahan 1-2 setelah kebobolan di injury time babak kedua.

YOGYAKARTA, PSIMJOGJA.ID — PSIM Jogja baru saja melakoni laga kandang melawan Dewa United Banten FC dalam lanjutan pekan kesembilan BRI Super League 2026/2027 yang digelar pada Jumat (6/11) di Stadion Sultan Agung, Bantul. Bermain sebagai tuan rumah, PSIM Jogja harus menelan kekalahan 1-2 setelah kebobolan di injury time babak kedua.

Pada laga ini, pelatih kepala anyar Risto Vidakovi? telah memimpin Laskar Mataram di pinggir lapangan. Ia menjelaskan timnya yang kehilangan fokus di akhir laga hingga membuat tim tamu dapat mencetak gol penentu kemenangan.

“Kami sedikit kehilangan konsentrasi di 10 menit akhir. Di menit terakhir, kami kebobolan gol karena tidak bermain dengan baik di mana kami bermain naik turun melawan tim yang memiliki banyak pemain cepat di lini serang,” jelasnya.

Risto cukup kecewa dengan hasil yang didapatkan tim asuhannya karena menurutnya para pemain sudah bekerja keras dan mengerahkan kemampuan mereka secara maksimal melawan Dewa United. 

“Tapi, saya pikir para pemain telah melakukan segalanya dan saya sangat senang dengan usaha yang mereka berikan. Saya pikir mereka telah mengerahkan seluruh kemampuan mereka di lapangan. Kita harus terus seperti ini dengan semangat seperti ini dan mencoba menghindari kesalahan seperti ini,” paparnya.

Selain mengapresiasi para pemain, pelatih asal Bosnia-Herzegovina ini turut menyayangkan keputusan wasit yang cukup merugikan timnya. Ia melihat penalti di awal laga seharusnya tidak diberikan.

“Saya tidak suka menyalahkan wasit dan mencari-cari alasan untuk membela tim, tetapi hari ini keputusannya cukup aneh. Saya tidak tahu soal insiden terakhir apakah handball atau bukan, saya tidak pasti,” ungkapnya menjelaskan situasi di lapangan dari sudut pandangnya.

Ia menambahkan, “Namun keputusan penalti itu terlalu berlebihan menurut saya. Pemain sedang melihat ke arah lain, bola datang dari belakang, dan bagi saya itu bukan penalti karena dia bahkan tidak tahu ada pemain lawan di belakangnya.”

Jalannya Pertandingan

Belum genap 10 menit laga berjalan, PSIM Jogja mengalami situasi kurang menguntungkan. Wasit menunjuk titik putih bagi Banten Warriors, setelah pelanggaran handball pemain Laskar Mataram di area terlarang. Tim tamu pun berhasil mengeksekusi penalti dan unggul 0-1.

Dalam posisi tertinggal, Laskar Mataram meningkatkan agresivitas serangan sembari mengimbangi permainan tim tamu yang cukup dominan di awal babak pertama. Kendati demikian, PSIM Jogja belum berhasil mengejar ketertinggalan hingga jeda turun minum.

Memasuki babak kedua, permainan menjadi lebih terbuka dengan jual-beli serangan dari kedua tim. Hasilnya, PSIM Jogja berhasil menyamakan kedudukan melalui gol yang dicetak Ezequiel “Pulga” Vidal di menit ke-66. Skor 1-1 membuat kedua tim makin agresif menyerang untuk mencari gol kemenangan.

Fokus melakukan serangan membuat barisan pertahanan PSIM Jogja agak kendor. Serangan balik tim tamu di menit injury time berhasil membobol gawang Laskar Mataram dan menjadi gol penentu kemenangan Dewa United. Laga berakhir 1-2 untuk kemenangan Banten Warriors.

Share this :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *