Caretaker PSIM Jogja, Guntur Cahyo Utomo, sukses membawa tim meraih kemenangan perdana pada laga kandang melawan Borneo FC, Minggu (1/11).

YOGYAKARTA, PSIMJOGJA.ID — Caretaker PSIM Jogja, Guntur Cahyo Utomo, sukses membawa tim meraih kemenangan perdana pada laga kandang melawan Borneo FC, Minggu (1/11). Pada konferensi pers setelah laga, ia menegaskan akan tetap bertahan di tim meski posisi pelatih kepala saat ini telah diisi nama baru.

PSIM Jogja sebelumnya telah resmi memperkenalkan Risto Vidakovic sebagai pelatih kepala baru untuk memimpin skuad utama. Pada saat yang bersamaan, diumumkan pula Edin Prljaca sebagai asisten pelatih yang akan membantunya dalam tim kepelatihan.

Bergabungnya Risto sebagai pelatih kepala otomatis akan segera mengakhiri tugas Guntur sebagai pelatih sementara (caretaker) yang dipercaya memimpin skuad Laskar Mataram sepeninggal Jean-Paul van Gastel. Kendati demikian, ia memastikan dirinya tetap menjadi bagian dari tim.

“Saya pasti masih akan berada di dalam tim,” ujar Guntur.

Menanggapi bergabungnya Risto dan Edin, mantan asisten pelatih Timnas Indonesia U-19 ini mengaku siap berkolaborasi dan tetap fokus pada tugas utamanya.

“Terkait siapa yang akan di depan (memimpin tim), saya pikir tidak penting. Sekali lagi, kami bekerja sebagai tim; baik pelatih kepala, asisten, pemain, staf administrasi, hingga staf logistik, semua ingin bekerja bersama. Jadi, siapa yang di depan bukan isu penting lagi. Saya memastikan tetap bekerja dengan teman-teman di klub ini,” jelasnya.

Diskusi yang Membawa Hasil Positif

Guntur juga bercerita mengenai diskusi yang dilakukannya bersama Risto dan Edin sebelum laga melawan Borneo FC. Dalam diskusi tersebut, banyak pertukaran pendapat dan masukan yang muncul terkait taktik laga maupun kondisi klub.

Ia menyebutkan bahwa berbagai saran yang diberikan oleh duo pelatih tersebut sangat membantu tim, hingga akhirnya Laskar Mataram mampu mengamankan kemenangan. Guntur turut mengungkapkan rasa terima kasih serta harapannya bagi kedua pelatih baru tersebut.

“Saran-saran yang mereka berikan sangat penting, terutama untuk saya di pinggir lapangan. Saya berterima kasih kepada mereka dan berharap ke depannya kami jauh lebih kuat lagi berkat pengalaman serta apa yang bisa mereka bagikan kepada tim ini,” paparnya.

Dengan bergabungnya dua pelatih asal Bosnia-Herzegovina tersebut, kini komposisi tim kepelatihan PSIM Jogja kembali lengkap. Guntur menyambut kabar ini dengan harapan positif bagi masa depan tim.

“Semoga kami bisa membuat tren baru untuk bergerak lebih ke atas,” harapnya.

Share this :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *