Kiper andalan PSIM Jogja, Cahya Supriadi, resmi terdaftar dalam provisional squad atau skuad sementara Tim Nasional Indonesia.

YOGYAKARTA, PSIMJOGJA.ID – Kiper andalan PSIM Jogja, Cahya Supriadi, resmi terdaftar dalam provisional squad atau skuad sementara Tim Nasional Indonesia di bawah arahan pelatih baru, John Herdman.

Laskar Mataram memberikan apresiasi tinggi atas kesempatan yang didapatkan oleh Cahya. Provisional squad ini menjadi bukti pengakuan kualitas individu pemain di tengah persaingan ketat level nasional.

Manajer PSIM Jogja Razzi Taruna menjelaskan, “Penting untuk dipahami bahwa status Cahya saat ini masuk dalam provisional squad. Ini adalah skuad awal yang didaftarkan PSSI sebelum pemilihan skuad akhir. Kami mengapresiasi proses ini dan sangat bangga identitas PSIM bisa muncul di level nasional setelah sekian lama kita berjuang hingga kembali ke kasta tertinggi.”

Manajemen memberi apresiasi kepada Cahya atas hal ini. “Mewakili manajemen PSIM, saya merasa sangat bangga dengan pemanggilan Cahya ke dalam provisional squad Tim Nasional Indonesia,” ujarnya.

Harapan Besar Manajemen PSIM

Meski statusnya masih provisional squad, ia mengaku ini sebuah prestasi bagi sang pemain.

“Meskipun ini adalah daftar besar yang berisi 41 pemain dan nantinya akan dikerucutkan menjadi dua puluhan nama, bagi kami ini adalah bentuk pengakuan luar biasa dari pelatih baru Timnas, John Herdman, untuk pemain kami Cahya Supriadi,” tuturnya.

Keberadaan nama Cahya dalam radar pelatih John Herdman membawa kebanggaan tersendiri bagi manajemen PSIM Jogja. Apalagi klub kebanggaan masyarakat Yogyakarta ini baru saja kembali berkompetisi di kasta tertinggi sepak bola Indonesia.

“Saya mewakili manajemen PSIM bangga bahwa Cahya dipanggil ke dalam provisional squad Timnas. Untuk mendapatkan pengakuan dari pelatih tim nasional yang baru, John Herdman, bagi saya itu sebuah kebanggaan,” jelasnya.

Razzi berharap Cahya tetap menjaga fokus dan mentalitas bertandingnya selama mengikuti rangkaian agenda internasional.

“Harapan saya Cahya bisa lebih konsisten, lebih lapar dalam mengejar target, selalu rendah hati, dan mau belajar. Semoga nanti Cahya betul-betul berkesempatan masuk ke dalam skuad akhir dan bisa bermain untuk tim nasional senior,” pungkas Razzi.

Share this :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *