
YOGYAKARTA, PSIMJOGJA.ID – PSIM Jogja menutup agenda laga persahabatan pramusim dengan kemenangan 2-0 atas Deltras FC Sidoarjo di Stadion Sultan Agung, Bantul, Sabtu (29/8) malam, yang bertepatan dengan launching tim.
Dua gol kemenangan Laskar Mataram diborong oleh Ezequiel “Pulga” Vidal pada babak pertama. Hasil positif tersebut menjadi modal berharga sebelum bertarung pada kompetisi resmi musim 2026/27. Skuad asuhan Jean-Paul van Gastel menunjukkan dominasi permainan sejak peluit awal dibunyikan.
Sang pelatih kepala mengapresiasi keberhasilan timnya dalam membongkar pertahanan lawan pada paruh awal laga. Ia menilai skema permainan berjalan efektif saat pemain menerapkan instruksi dengan tepat.
“Untuk 30 menit pertama, saat mereka memberikan tekanan di awal, kami bermain cukup baik dan mampu menemukan solusinya,” ujar Van Gastel.
Catatan Konsistensi Permainan
Juru taktik asal Belanda tersebut tetap memberikan catatan kritis terhadap penurunan tempo permainan anak asuhnya usai memimpin dua gol. Kehilangan intensitas membuat alur serangan tim menjadi kurang tajam pada paruh kedua.
“Setelah unggul 2-0 kami mulai ceroboh. Babak kedua berjalan terlalu lambat dan tidak banyak aksi terjadi,” ungkapnya.
Van Gastel menegaskan preferensinya agar para pemain terus menekan demi menciptakan peluang tambahan sepanjang waktu normal. Menjaga fokus selama 90 menit penuh menjadi pekerjaan rumah utama sebelum memasuki ketatnya persaingan kompetisi.
“Saya pribadi lebih suka mereka tetap bermain menekan dan mencari lebih banyak gol. Namun, Deltras juga berusaha mencegah kami mencetak gol lebih banyak, dan kami merasa itu sudah cukup,” tutur mantan pelatih Besiktas FC tersebut.
Terkait komposisi skuad final, dirinya berencana membatasi jumlah pemain agar tim tetap kompetitif dan efektif dalam setiap laga. Efisiensi komposisi menjadi prioritas staf pelatih guna memaksimalkan performa di lapangan.
“Sebanyak bisa saya bawa untuk sebuah pertandingan, sekitar 22 sampai 23 pemain,” pungkasnya.
