PSIM Jogja menyatakan kesiapan penuh guna melakoni laga kandang kontra PSM Makassar pada Jumat (10/4) sore di Stadion Sultan Agung, Bantul.

YOGYAKARTA, PSIMJOGJA.ID – PSIM Jogja menyatakan kesiapan penuh guna melakoni laga kandang kontra PSM Makassar pada Jumat (10/4) sore di Stadion Sultan Agung, Bantul. Laskar Mataram mengusung motivasi tinggi demi mengamankan tiga poin di hadapan pendukung sendiri.

Pelatih Kepala PSIM Jogja, Jean-Paul Van Gastel, mengonfirmasi kondisi terkini skuad asuhannya menjelang pertandingan besok. Beberapa pemain dipastikan absen akibat cedera maupun akumulasi kartu.

“Saat ini Anton Fase masih belum berlatih. Kita kehilangan Fahreza Sudin karena suspensi kartu kuning, dan Ramatsho sudah kembali. Jadi, kita akan kehilangan Anton dan Fahreza besok,” ujarnya saat sesi konferensi pers pra-pertandingan, Kamis (9/4).

Meski catatan kemenangan tim sedang menjadi sorotan di putaran kedua, juru taktik asal Belanda ini menegaskan bahwa proses persiapan tidak mengalami perubahan.

“Persiapannya, seperti biasa, tetap sama terlepas dari hasil yang kita dapatkan, jadi tidak ada perbedaan. Sudah jelas bahwa kami mencoba memenangkan setiap pertandingan. Jadi tidak ada bedanya apakah kami menghadapi Jakarta, Bandung, Jepara, atau Padang. Bagi saya tidak ada bedanya sama sekali,” terang Van Gastel.

Fokus Efektivitas dan Penyelesaian Akhir

Evaluasi mendalam juga telah dilakukan tim pelatih, terutama pada sisi produktivitas gol. Van Gastel menyoroti efisiensi anak asuhnya dalam memaksimalkan peluang yang tercipta selama sembilan laga terakhir.

“Tentu saja kami sudah berlatih sepanjang musim dalam hal eksekusi dan pengambilan keputusan di sepertiga akhir. Tapi tampaknya kami memiliki kekurangan dalam kemampuan mencetak gol, karena kami butuh banyak energi untuk menciptakan peluang dan butuh banyak peluang untuk mencetak gol,” jelasnya.

Dari sisi pemain, gelandang muda Savio Sheva menyatakan seluruh penggawa Laskar Mataram memiliki motivasi kuat untuk memenangkan laga ini. Kegagalan meraih poin maksimal pada laga sebelumnya menjadi pelecut semangat bagi para pemain untuk bisa tampil maksimal.

“Untuk persiapannya, semua pemain sudah siap menghadapi pertandingan besok. Karena kita tahu di pertandingan terakhir kemarin kita kehilangan poin, jadi bagaimanapun besok tiga poin adalah harga mati,” tegas Sheva.

Terkait perannya yang kini sering masuk dalam jajaran starting eleven, Sheva mengaku tidak merasa terbebani. Ia secara mandiri menambah porsi latihan guna menunjang performanya di lapangan.

“Mau main dari babak pertama atau babak kedua, saya harus tampil maksimal. Tentu ada tambahan di luar latihan PSIM, saya tambah latihan di gym,” pungkas pemain kelahiran Yogyakarta tersebut.

Share this :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *