
YOGYAKARTA, PSIMJOGJA.ID — PSIM Jogja resmi mengakhiri puasa kemenangan di BRI Super League 2026/2027 pasca mengandaskan perlawanan Borneo FC Samarinda dalam laga yang digelar pada Minggu (1/11) di Stadion Sultan Agung, Bantul. Sempat tertinggal 0-1 di babak pertama, Laskar Mataram berhasil melakukan comeback manis yang membuat pertandingan berakhir dengan skor 2-1 bagi kemenangan tuan rumah.
Caretaker PSIM Jogja, Guntur Cahyo Utomo, mengungkapkan rasa syukurnya atas kemenangan hari ini. Seluruh bagian tim cukup emosional menyambut kemenangan perdana yang berhasil diraih di hari ini.
Guntur turut mengungkapkan rasa bangganya terhadap permainan anak asuhnya hari ini. Kendati sempat kehilangan fokus di babak pertama, para pemain berhasil menunjukkan respons yang baik di dalam pertandingan.
“Secara permainan tiga puluh menit permainan kami sangat dominan, banyak peluang kami ciptakan, tapi memang ada satu kejadian secara tiba-tiba yang membuat gol lawan terjadi. Tapi saya sangat salut dan bangga dengan respons para pemain, mereka tidak mau menyerah, mereka tetap bekerja, berlari, dan mencoba untuk mencari gol,” ungkap Guntur
Mantan asisten pelatih Timnas Indonesia U-19 ini mengajak timnya untuk sejenak merayakan kemenangan hari ini. Namun, ia mengingatkan tim untuk tidak larut dalam perayaan, karena berbagai rintangan telah menunggu di depan.
“Izinkan kami merayakan sejenak kemenangan ini, berikutnya kami harus fokus karena Dewa United sudah menunggu di hari Jumat (6/11). Yang harus diingat adalah perjalanan ini masih sangat panjang, kami baru menjalani delapan pertandingan dan saya pikir kompetisi liga tahun ini merupakan salah satu yang paling ketat, sehingga kami juga harus bekerja lagi,” ucapnya
Jalannya Pertandingan
PSIM Jogja bermain dengan agresif dan berhasil menekan tim tamu sejak menit awal pertandingan. Berbagai peluang tercipta, tekanan dalam tiga puluh menit awal babak pertama pun memaksa para pemain Borneo melakukan pelanggaran hingga menerima dua kartu kuning.
Terlalu asik menyerang, pemain PSIM Jogja gagal menjaga fokus dan justru harus kebobolan di menit ke-33. Kendati terus berupaya membongkar pertahanan tim tamu pasca kebobolan, Laskar Mataram gagal menciptakan gol hingga akhir babak pertama.
Memasuki babak kedua, PSIM Jogja tidak ingin mengendorkan serangannya. Menit ke-57 menjadi titik balik Laskar Mataram dengan melakukan dua pergantian pemain. Tak sampai satu menit setelah pergantian, tuan rumah pun berhasil menyamakan skor melalui gol Adrian Purzycki.
Satu gol penyama kedudukan membuat lini serang Laskar Mataram makin membara. Hanya berselang 7 menit, Savio Sheva berhasil mencatatkan namanya di papan skor di menit ke-64 dan tuan rumah berbalik unggul 2-1.
Setelah unggul, PSIM Jogja lebih merapatkan barisan pertahanan dengan mengganti dua bek mereka. Strategi ini berhasil meredam serangan tim tamu yang berupaya mengejar ketertinggalan. Skor 2-1 bertahan hingga peluit panjang babak kedua dibunyikan. PSIM Jogja pun mengakhiri rentetan tujuh laga tanpa kemenangan di liga.
Sang pencetak gol kemenangan, Savio Sheva berterima kasih kepada para pemain lain yang telah memberikan performa maksimal di laga ini. “Kami mengucapkan terima kasih kepada semua pemain yang telah bekerja keras di sore hari ini. Kami tahu tujuh pertandingan kami belum mendapatkan kemenangan dan akhirnya hari ini kami bisa mendapatkan kemenangan, tentu ini hasil kerja keras dari seluruh pemain,” ujar Savio.
Ia juga mendedikasikan gol perdananya di musim ini untuk para pendukung setia Laskar Mataram, khususnya warga kota Yogyakarta. “Dan untuk gol hari ini, saya persembahkan untuk masyarakat Yogyakarta,” tutupnya.
