PSIM Jogja akan menjalani laga kandang menjamu PSM Makassar di Stadion Sultan Agung pada Jumat (16/10) sore pukul 15.30 WIB.

YOGYAKARTA, PSIMJOGJA.ID — PSIM Jogja akan kembali menjadi tuan rumah dalam lanjutan BRI Super League 2026/2027 pekan kelima. Melawan PSM Makassar pada Jumat (16/10) di Stadion Sultan Agung, Laskar Mataram akan tampil dengan kekuatan penuh.

Komposisi pemain PSIM Jogja kembali lengkap pasca Adrian Purzycki yang sebelumya tidak dapat tampil dalam dua laga terakhir akibat akumulasi kartu merah, kini dapat kembali bermain. Ketersediaan seluruh pemain dengan kondisi yang baik disambut positif oleh Pelatih PSIM Jogja, Jean-Paul van Gastel.

“Kondisi para pemain bagus dan semua pemain tersedia, jadi itu hal yang positif. Untuk persiapan, sama seperti biasanya. Secara keseluruhan, minggu ini kami memfokuskan diri pada pertandingan besok dan mudah-mudahan kami bisa memenangkan pertandingan ini karena penting untuk menang,” ujar dalam konferensi pers jelang laga (15/10).

Penyesuaian Formasi dan Posisi Pemain

Van Gastel turut menjelaskan bagaimana ia mencari komposisi pemain yang cocok di setiap pertandingan. Ketika ada penurunan performa pemain atau sanksi larangan bermain, ia bersama tim pelatih melakukan penyesuaian dengan perubahan formasi ataupun posisi pemain.

“Ketika kami memulai musim dengan pemain yang ada, kami mencoba menemukan komposisi yang cocok untuk mereka. Ini tentang bagaimana kami menempatkan pemain sesuai kekuatan mereka dan menutupi kelemahan tim. Kami memiliki gaya permainan tetapi terjadi hal-hal seperti skorsing atau penurunan performa pemain selama musim berjalan, kami akan selalu melakukan sedikit penyesuaian,” jelasnya.

Sementara itu, Adrian Purzycki yang telah selesai menjalani masa larangan bermain, memberikan komentarnya terkait hukuman tersebut. Ia melihat sanksi yang ia terima sebagai bagian yang membuat sepak bola menjadi menarik.

“Di minggu pertama saya mencetak gol dan di minggu kedua saya mendapat kartu merah. Sedikit seperti roller coaster yang menurut saya sepak bola memang tidak harus selalu stabil, karena semakin stabil semuanya maka semakin mudah, semakin sedikit emosi, dan permainan menjadi lebih sederhana,” ungkapnya.

Selama musim ini berjalan, Purzycki turut melakukan analisis permainan timnya. Menurutnya, PSIM Jogja selalu menjalani laga dengan baik, tetapi melihat poin mereka di klasemen, seperti belum mencerminkan performa mereka di setiap pertandingan.

“Saya merasa kami menuju ke arah yang benar, hanya saja kami kekurangan poin. Kami belum mendapatkan poin sebanyak yang kami inginkan dan sebanyak yang layak kami dapatkan.” ujarnya.

Terakhir, pemain Polandia tersebut menekankan pentingnya kepercayaan dari seluruh internal klub terhadap progres tim. “Saya pikir kunci dalam situasi ini adalah tim dan klub tetap percaya diri bahwa kami bergerak bersama ke arah yang benar,” tutupnya.

Share this :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *