
YOGYAKARTA, PSIMJOGJA.ID – Skuad PSIM Jogja sukses mengamankan poin penuh lewat kemenangan dua gol tanpa balas atas Malut United FC pada lanjutan kompetisi BRI Super League 2025/26, Minggu (10/5) malam.
Dalam laga yang berlangsung di Stadion Sultan Agung tersebut, gol pertama Laskar Mataram diciptakan oleh Ze Valente (‘45+13) lewat tendangan penalti. Andy Irfan akhirnya mencetak gol pamungkas pada injury time babak kedua (‘90+5) dan mengukuhkan kemenangan PSIM atas Malut.
Pelatih kepala PSIM Jogja Jean-Paul Van Gastel mengungkapkan, “Saya pikir, khususnya di babak pertama, kita bermain dengan sangat baik. Cara kita ingin bermain, kita menemukan solusi-solusinya. Tapi kemudian kita masih kesulitan di sepertiga akhir lapangan (final third).”
Jalannya permainan berubah dengan kartu merah yang didapatkan oleh pemain Malut, Angulo Mosquera, di akhir babak pertama (‘45+11). Kondisi ini cukup menguntungkan bagi PSIM, menurut sang pelatih.
“Kita tidak mengalami masalah apapun khususnya ketika mereka bermain dengan 10 orang. Pertandingannya menjadi lebih mudah, tetapi tanpa menciptakan banyak peluang, Tapi saya senang untuk tim saya karena kita menang lagi,” ungkap Van Gastel.
Setelah cukup lama puasa kemenangan, momentum ini sangat disyukuri juru taktik asal Belanda tersebut. Ia sangat mengapresiasi kerja keras seluruh timnya.
“Jadi itulah mengapa saya sangat sangat senang hari ini karena kami mendapatkan kemenangan dan karena mereka benar-benar bekerja keras. Mereka emberikan segalanya untuk memenangkan pertandingan. Dan seperti yang saya katakan, tujuan kita tercapai,” tuturnya.
Fokus Evaluasi Barisan Penyerangan
Meski menang dalam laga kali ini, tetapi Van Gastel mengaku belum puas dan ingin menorehkan hasil yang lebih baik. Dirinya selalu memberi motivasi anak asuhnya untuk terus bekerja keras demi tujuan yang diinginkan.
“Tetapi saya selalu lapar akan hal yang lebih dan dan saya berharap untuk membawa hal itu ke ke pemain-pemain saya, seperti setiap waktu kita harus mencoba untuk menang, terus maju, terus mendorong. Memang terkadang itu sulit karena mereka harus mengeksekusi pertandingan tersebut,” paparnya.
Bersama staf pelatih, Van Gastel tetap mengevaluasi kekurangan dari laga semalam. Catatan di sepertiga akhir lapangan masih menjadi evaluasi yang belum kunjung usai.
Ia menjelaskan, “Anda melihat masalah yang kita miliki musim ini dan saya terus melatih sepertiga akhir tersebut. Setiap saat saya membawa mereka kembali ke dalam situasi-situasi tersebut. Semoga pada waktu tertentu, mereka menyadari apa solusinya dan bagaimana melakukannya.”
Di sisi lain, Van Gastel sangat mengapresiasi gol kedua PSIM yang diciptakan oleh Andy Irfan. Meski datang dari bangku cadangan, Irfan berhasil tampil mencetak gol dan mengokohkan kemenagan untuk timnya.
“Saya tidak bisa menyalahkan mereka bahwa mereka (pemain cadangan) kecewa (tidak atau belum mendapat kesempatan bermain), tetapi mereka terus bekerja keras. Dan sekarang dia mencetak gol jadi saya sangat senang untuknya juga,” ucapnya.
Sementara itu, pemain sayap bernomor punggung tujuh belas tersebut merasa sangat lega karena berhasil mencetak gol perdananya. “Ya alhamdulillah pertandingan ini kita dikasih tiga poin. Pertandingan yang ditunggu-tunggu, akhirnya kita menang juga. Ya semoga ke depannya kita lebih baik lagi di pertandingan selanjutnya,” tutur Irfan.
