
YOGYAKARTA, PSIMJOGJA.ID – Jelang laga kandang terakhir musim 2025/26, PSIM Jogja terus jalankan persiapan matang untuk menghadapi Madura United FC, Minggu (17/5). Laskar Mataram mengaku memiliki motivasi tinggi untuk memenangkan pertandingan pamungkas tersebut.
Pelatih kepala PSIM Jogja, Jean-Paul Van Gastel, menegaskan, “Persiapannya sama seperti biasanya, bagi saya tidak ada yang berubah. Jadi, setiap pertandingan adalah sama dan kami selalu berusaha untuk menang.”
Van Gastel menyoroti kondisi lawan yang dituntut untuk menang, demi mengamankan posisinya di kompetisi Super League musim depan. Menurutnya, hal ini akan menjadi motivasi tersendiri bagi Madura untuk memenangkan laga.
“Satu-satunya pembeda adalah, hal itu sedikit bergantung pada Madura dan hasil dari Persis Solo. Apakah mereka harus berjuang agar tidak terdegradasi atau mereka sudah aman dari degradasi. Jadi, saya pikir hal itu memengaruhi permainan mereka,” paparnya.
Meski demikian, Ia mengaku tak ingin terpengaruh hal tersebut. Timnya akan fokus pada permainannya sendiri. “Namun bagi kami, seperti biasa kami memainkan permainan kami sendiri dan hal itu tidak akan berubah,” imbuhnya.
Motivasi Berlipat Skuad Tuan Rumah
Laskar Sape Kerrab diprediksi akan bermain bertahan sambil menunggu kelengahan konsentrasi lini belakang PSIM guna melancarkan serangan balik cepat.
Pelatih berpaspor Belanda tersebut menjabarkan hasil analisanya, “Dan seperti yang kita bicarakan sebelumnya, sangat sulit untuk menembus pertahanan low block di level mana pun Anda bermain. Mereka bermain mengandalkan transisi serangan, dan Madura melakukannya dengan cukup baik.”
Ia menambahkan, “Jadi, ini akan menjadi pertandingan yang sulit bagi kami. Namun kami menantikannya karena ini adalah laga kandang terakhir musim ini.”
Motivasi penggawa makin kuat untuk memenangkan laga nanti, mengingat sore nanti ribuan suporter akan hadir mendukung langsung dan memadati Stadion Sultan Agung. “Kami menantikan kehadiran para penggemar, jadi kami ingin berusaha memberikan kemenangan untuk suporter kami,” tuturnya.
Van Gastel sangat mengapresiasi dukungan dari suporter untuk musim ini. Dirinya berharap hal tersebut tidak berhenti sampai di sini. Ia menginginkan dukungan tersebut tetap hadir untuk musim depan.
“Karena ini adalah pertandingan terakhir, dan setelah 18 tahun kami bertahan di liga tertinggi, kami ingin suporter kembali mendukung kami musim depan,” paparnya.
Mantan juru taktik FC Besiktas tersebut mengaku akan berusaha memenangkan pertandingan dan dipersembahkan bagi para suporter yang telah mendukung perjalanannya bersama PSIM musim ini.
“Bagaimanapun juga, kami bermain sepak bola untuk para suporter. Oleh karena itu, sangat penting bagi kami untuk memberikan mereka kemenangan,” pungkas Van Gastel.
