Manajemen PSIM Jogja secara resmi telah berpisah dengan salah satu pemain asingnya, Anton Fase, setelah semusim bersama.

YOGYAKARTA, PSIMJOGJA.ID – Manajemen PSIM Jogja secara resmi telah berpisah dengan salah satu pemain asingnya, Anton Fase. Keputusan ini menandai akhir dari kebersamaan sang pemain bersama skuad Laskar Mataram.

Pemain yang lahir pada 6 Februari 2000 tersebut berposisi asli sebagai sayap kiri. Meski demikian, penyerang kelahiran Harleem, Belanda, tersebut juga mahir ketika ditempatkan pada posisi sayap kanan.

Perjalanan karier sang pemain di kompetisi sepak bola Indonesia tidak berjalan mulus akibat cedera ankle yang menimpanya. Anton harus absen cukup lama dan mencatatkan 9 penampilan bersama PSIM dari total 34 laga.

General Manager PSIM Jogja Steven Sunny menuturkan, “Waktu awal musim penampilannya cukup bagus dan sangat membantu tim, sayangnya dia mengalami cedera retak di bagian jari kaki pada pertengahan musim kemarin dan pemulihannya memang memakan waktu yang cukup signifikan dari ekspektasi.”

Dengan berakhirnya kerja sama bersama Anton, manajemen PSIM Jogja mengucapkan terima kasih atas dedikasinya selama ini dan mendoakan yang terbaik untuk kariernya.

“Kami mengucapkan terima kasih atas kebersamaan dan dedikasi Anton dengan tim, dan kami mendoakan yang terbaik untuk perjalanan karier Anton selanjutnya,” tambah Steven.

Kenyamanan Bersama Laskar Mataram

Meski memiliki menit bermain yang terbatas akibat cedera, pemain berdarah Suriname ini mampu mencatatkan statistik cukup apik bagi tim. Anton berhasil mencetak 2 gol serta melepaskan 8 tembakan tepat sasaran dari 12 total tembakan.

Kemampuan distribusi bola miliknya juga cukup efisien di area pertahanan musuh. Anton berhasil melakukan 143 umpan sukses dari total 168 percobaan umpan yang dilakukannya sepanjang kompetisi.

Catatan positif ini tak lepas dari kenyamanan Anton ketika bersama tim, bahkan sejak awal tiba di Kota Yogyakarta.

“Sejak awal saya datang ke klub ini, semua orang sangat membantu, penuh kasih, dan peduli. Saya juga merasa bahagia dengan seluruh hubungan yang telah saya bangun bersama para pemain, staf, dan semua orang di lingkungan klub,” ujar Anton.

Dukungan suporter juga menjadi salah satu bagian kenangan indah yang dirasakan Anton bersama Laskar Mataram. Ia juga mendoakan yang terbaik untuk PSIM dan seluruh suporter.

“Saya sangat senang bisa bermain untuk klub yang begitu indah dengan suporter yang luar biasa. Saya berharap mereka mendapatkan banyak keberuntungan di musim depan. Untuk para suporter, semoga sukses, dan sampai jumpa lagi,” tuturnya.

Share this :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *