
YOGYAKARTA, PSIMJOGJA.ID – PSIM Jogja resmi mengakhiri kerja sama dengan salah satu pemainnya, Andy Setyo. Bek tengah tersebut berpisah dengan Laskar Mataram setelah menyelesaikan kontrak selama satu musim penuh.
Perjalanan Andy bersama tim kebanggaan masyarakat Yogyakarta tidak berjalan mulus sejak awal kedatangannya. Ia terpaksa menepi cukup lama akibat cedera saat pre-season.
General Manager PSIM Jogja, Steven Sunny, memberikan apresiasi kepada sang pemain atas dedikasinya selama bersama Laskar Mataram.
“Kami ingin mengucapkan terima kasih untuk Andy Setyo. Apresiasi tertinggi kita berikan untuk profesionalisme dan kerja keras yang sudah dia tunjukkan selama bersama Laskar Mataram,” ujar Steven.
Mantan bek tim nasional tersebut bahkan sempat turun membantu tim Elite Pro Academy (EPA) PSIM demi mengembalikan kebugarannya saat cedera.
“Kita semua tahu situasi musim ini memang tidak mudah buat Andy. Cedera yang didapat sejak masa pre-season memaksa dia untuk menepi cukup lama dan fokus pada pemulihan. Dia juga sempat bermain untuk EPA dengan tujuan mendapatkan menit bermain sebelum kembali ke tim utama,” lanjutnya
Pihak manajemen melepas sang pemain dengan doa terbaik agar segera mencapai performa terbaik di klub baru.
“Kami mendoakan yang terbaik untuk kelanjutan karier Andy di klub barunya nanti. Semoga setelah ini dia bisa kembali ke performa terbaik, selalu fit, dan sukses di tempat baru,” pungkas Steven.
Satu Musim Penuh Cerita
Di sisi lain, Andy Setyo mengungkapkan rasa bangganya sempat bersama PSIM Jogja selama satu musim penuh.
“Saya sangat bersyukur dan bangga bisa menjadi bagian dari perjalanan PSIM. Tentu ada rasa haru karena harus berpisah, tetapi semua kenangan akan selalu saya simpan,” ungkap Andy.
Ia menambahkan, “Musim yang penuh tantangan, pembelajaran, dan kebahagiaan. Saya menikmati setiap proses yang kami jalani bersama.”
Dukungan dari suporter dalam setiap laga serta kerja keras bersama untuk mencapai kemenangan selalu menjadi momen yang berkesan untuk pemain asal Kabupaten Pati tersebut.
“Momen paling berkesan adalah ketika kami bisa meraih hasil terbaik bersama dan merasakan dukungan luar biasa dari suporter di setiap pertandingan,” jelasnya.
Meski belum bisa mendapatkan banyak menit bermain bersama PSIM di musim ini, Andy berharap bisa segera kembali mencapai performa terbaiknya di klub yang baru.
“Semoga saya bisa terus berkembang, memberikan performa terbaik, dan meraih lebih banyak prestasi di masa depan,” harapnya.
