
YOGYAKARTA,PSIMJOGJA.ID – Manajemen PSIM Jogja secara resmi telah menerima salinan keputusan dari Komite Disiplin (Komdis) PSSI terkait pelanggaran regulasi pada pertandingan kandang melawan Madura United FC, Minggu (17/5). Laga penutup tersebut menyisakan catatan evaluasi mendalam bagi Laskar Mataram.
Berdasarkan sidang Komdis PSSI, pihak klub mendapatkan dua sanksi sekaligus atas insiden setelah pertandingan berakhir di Stadion Sultan Agung, Bantul.
Pelanggaran pertama ditujukan kepada Panitia Pelaksana (Panpel) Pertandingan PSIM Jogja atas kegagalan menjalankan tanggung jawab menjaga ketertiban serta keamanan di area stadion. Kelalaian pengawasan tersebut menyebabkan munculnya penyalaan suar atau flare dalam jumlah cukup banyak di beberapa tribun. Akibat pelanggaran kode disiplin ini, Panpel dikenakan denda administratif sebesar Rp40.000.000,00.
Sanksi kedua dijatuhkan langsung kepada Klub PSIM Jogja akibat tingkah laku buruk penonton. Aksi penyalaan flare massal oleh kelompok suporter selepas peluit panjang dinilai melanggar regulasi disiplin secara serius. Atas tanggung jawab kolektif terhadap perilaku penonton di dalam stadion, klub dijatuhi sanksi denda sebesar Rp250.000.000,00.
Manajemen PSIM Jogja menghormati seluruh keputusan hukum tersebut dan berkomitmen penuh untuk menyelesaikan kewajiban pembayaran denda sesuai prosedur federasi. Insiden ini menjadi bahan refleksi bersama bahwa perjuangan mengawal tim kebanggaan harus senantiasa berjalan selaras dengan kepatuhan terhadap regulasi kompetisi.
Langkah evaluasi segera dilakukan agar kejadian serupa tidak terulang. Ke depan, manajemen mengajak seluruh elemen suporter untuk saling menjaga ketertiban demi melindungi klub dari hukuman yang jauh lebih berat.
