PSIM Jogja harus rela berbagi angka usai bermain imbang 2-2 dengan Dewa United, di laga perdana babak 8 besar Liga 2 musim 2021. Adapun dua pemain yang berhasil mencatatkan namanya di papan skor adalah Hapidin dan Sugeng Effendi.

Sejak peluit babak pertama dibunyikan, jual beli serangan langsung diperagakan kedua kesebelasan. Pada menit 31′, Dewa United unggul terlebih dahulu melalui gol Slamet Budiyono. Skor 1-0 untuk keunggulan tim lawan, bertahan hingga turun minum.

Memasuki babak kedua, PSIM Jogja berhasil menyamakan kedudukan usai tendangan keras Hapidin mampu merobek gawang Dewa United yang di jaga Rifky Mokodompit di menit 69′. Mala petaka kembali datang untuk Laskar Mataram di menit 81′ kala tendangan kaki kiri Rishadi Fauzi tidak mampu dibendung Imam Arief Fadillah.

Meski tertinggal, Laskar Mataram tidak mengendurkan semangat juangnya, alhasil pada menit ke 90+2′ Sugeng Effendi berhasil mencatatkan namanya di papan skor. Hasil imbang 2-2 bertahan hingga pertandingan usai.

Menanggapi hasil tersebut, juru taktik Laskar Mataram, Seto Nurdiyantoro mengaku tetap mensyukuri hasil yang didapat dan tetap mengapresiasi kerja keras serta semangat anak asuhnya di lapangan.

“Untuk malam ini, fifty-fifty artinya kami beruntung dan tidak beruntung. Kami syukuri hasilnya, tapi kami kurang beruntung karena banyak peluang yang tidak bisa dimaksimalkan dengan baik. Tapi kami apresiasi pemain, pemain cukup bekerja keras dari awal sampai menit akhir, dan yang pasti pertandingan perdana biasanya pertandingan yang sulit. Harapannya di pertandingan kedua, pemain lebih lepas,” pungkas Seto.

“Untuk suporter, mari kita sama-sama syukuri. Tetap doakan kami, dukung kami, masih ada 2 sisa pertandingan untuk melangkah ke tahap yang berikutnya,” tambah Seto.

Sementara itu, pemain Laskar Mataram, Arbeta Rokyawan mengaku bersyukur karena PSIM Jogja berhasil menyamakan kedudukan meski sempat dua kali tertinggal dan bisa meraih 1 poin di laga perdana.

“Alhamdulillah kami bisa mengembalikan keadaan, Alhamdulillah kami syukuri hasil ini, semoga kedepannya PSIM mendapat hasil terbaik,” pungkas Roky.

Roky juga menambahkan, jika dukungan langsung yang diberikan oleh suporter PSIM di stadion, mampu menjadi motivasi tersendiri bagi para pemain saat berjuang di lapangan.

“Kehadiran mereka tentu menjadi motivasi buat kita, Alhamdulillah walaupun belum maksimal, semoga nanti kedepannya kami bisa memberikan yang terbaik untuk suporter karena mereka sudah memberikan yang terbaik kepada kita,” ujar Roky.

Share this :
admin
December 17, 2021
Tags: , , , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *