PSIM Jogja tengah mematangkan persiapan akhir menjelang laga kandang kontra Persijap Jepara di Stadion Sultan Agung, Bantul, Rabu (11/3) malam.

YOGYAKARTA, PSIMJOGJA.ID –  PSIM Jogja tengah mematangkan persiapan akhir menjelang laga kandang kontra Persijap Jepara di Stadion Sultan Agung, Bantul, Rabu (11/3) malam. Skuad Laskar Mataram fokus membenahi kesiapan fisik dan taktik guna menghadapi tim tamu yang sedang berada dalam tren positif.

Tim asuhan Jean-Paul Van Gastel ini harus rela bermain tanpa salah satu pemain adalannya, Fahreza Sudin, akibat hukuman akumulasi kartu merah. Sementara itu, Persijap juga bernasib sama dengan dua pemain pilarnya yang harus absen akibat akumulasi kartu kuning dan merah.

Van Gastel mengungkapkan, “Persijap kehilangan dua pemain, dan kami juga kehilangan satu pemain karena skorsing. Namun, jika Anda melihat tim Jepara, mereka telah mendatangkan sepuluh pemain baru, termasuk beberapa pemain berkualitas dari India dan pemain asal Spanyol.”

Kewaspadaan ini muncul mengingat grafik permainan Persijap Jepara yang cukup baik dalam beberapa laga terakhir.

“Dalam tiga pertandingan terakhir, mereka berhasil meraih lima poin. Ini akan menjadi pertandingan sulit lainnya bagi kami,” tutur Van Gastel.

Ia menambahkan, “Persijap perlahan naik di klasemen dan tampil baik sejak proses transfer pemain baru selesai. Saya memperkirakan ini laga yang berat.”

Komitmen Pemain di Tengah Jadwal Padat

Gelandang PSIM Jogja, Savio Sheva, menegaskan bahwa seluruh penggawa Laskar Mataram berada dalam kondisi siap tempur. Meski waktu pemulihan tergolong singkat, motivasi pemain untuk meraih kemenangan di kandang tetap tak kendor.

“Dari saya pribadi maupun rekan-rekan pemain, semuanya sudah siap menghadapi pertandingan besok. Walaupun pelatih menyampaikan bahwa waktu persiapan cukup minim karena jadwal sangat padat, kami akan berusaha menampilkan permainan terbaik dan menargetkan poin penuh,” tegas Savio.

Ia juga menyatakan kesiapannya untuk menjalankan instruksi apapun dari pelatih, baik tampil sebagai pemain utama, maupun dari bangku cadangan.

“Mengenai apakah saya akan bermain sebagai starter atau cadangan untuk menggantikan posisi yang ditinggalkan Fareza, itu sepenuhnya keputusan pelatih,” ujarnya.

Pemain kelahiran Yogyakarta ini mengaku bahwa dirinya fokus untuk memberikan kontribusi yang terbaik bagi timnya untuk laga besok, sesuai dengan instruksi dari pelatih.

“Hal paling penting adalah saya bisa memberikan kontribusi terbaik. Sebagai pemain, kami harus selalu siap menyesuaikan diri dengan skema apa pun yang diinginkan pelatih,” tutup Savio.

Share this :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *