Pernyataan resmi dari manajemen PSIM Jogja dan pemain Mauro Caballero atas sanksi Komdis PSSI terkait rasisme yang dijatuhkan kepada pemain.

YOGYAKARTA, PSIMJOGJA.ID – Manajemen PSIM Jogja menghormati terbitnya surat keputusan Komite Disiplin PSSI bernomor 044/SL/SK/KD-PSSI/X/2026. Surat tersebut memuat sanksi terkait dugaan tindakan diskriminasi oleh Mauro Andres Caballero Aguilera pada laga kontra Bhayangkara Presisi Lampung FC.

Sebagai klub sepak bola profesional, PSIM Jogja memegang teguh integritas, sportivitas, beserta nilai-nilai keberagaman bangsa. Kami memastikan tidak akan memberi ruang toleransi sedikit pun untuk segala bentuk tindakan rasialis pada situasi apa pun.

Terkait kronologi insiden di lapangan, Mauro sejatinya sebatas merespons ucapan emosional dari pemain lawan saat tensi pertandingan sedang tinggi, tanpa adanya ujaran rasialis.

Manajemen akan selalu mengambil peran terdepan guna memberikan perlindungan proporsional kepada setiap anggota keluarga besar klub. Oleh sebab itu, kami memutuskan untuk menempuh jalur banding resmi demi meminta peninjauan kembali atas landasan penjatuhan sanksi tersebut.

Kami mengajak seluruh pihak agar menahan diri dari menyebarkan spekulasi liar di berbagai medium komunikasi. Mari bersama terus mengedepankan asas praduga tak bersalah demi menjaga harmoni iklim kompetisi sepak bola nasional.

Pernyataan Resmi dari Mauro Caballero

Selama bertahun-tahun berkarier sebagai profesional, hal ini belum pernah terjadi pada saya sebelumnya. Saya datang ke Indonesia bersama keluarga saya, mengejar impian yang telah saya impikan selama bertahun-tahun. Saya bahagia di sini.

Hari ini, saya merasa sangat sedih. Sepanjang karier di sepak bola, saya selalu berusaha bersikap profesional dan menjadi rekan setim yang baik. Saya memiliki teman di setiap benua, orang-orang dari berbagai budaya, agama, dan latar belakang, dan saya selalu berkomitmen untuk menghormati orang lain.

Saya menentang segala bentuk rasisme. Itulah cara saya dibesarkan oleh orang tua saya.

Saya percaya pada sistem keadilan olahraga. Saya yakin bahwa laporan wasit, VAR, rekaman video, dan para saksi akan mengungkap kebenaran.

Share this :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *