PSIM Jojga masih gagal meraih poin sempurna dalam laga pekan ketujuh melawan Isenmulang Kalteng FC pada Sabtu (24/10).

GIANYAR, PSIMJOGJA.ID — PSIM Jojga masih gagal meraih poin sempurna dalam lanjutan pekan ketujuh BRI Super League 2026/2027 melawan Isenmulang Kalteng FC pada Sabtu (24/10) di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar. Meski dominan sepanjang laga, Laskar Mataram hanya mampu bermain imbang 0-0 pada laga ini.

Caretaker PSIM, Guntur Cahyo Utomo, memberikan komentarnya terkait pertandingan hari ini. “Kami mengontrol permainan dari segi penguasaan bola dan kami berupaya memasukkan bola ke area kotak penalti lawan. Semua sudah kami lakukan, termasuk solid dalam bertahan, Cahya juga melakukan penyelamatan yang krusial tadi,” ujarnya.

Kendati mendominasi permainan, anak asuhnya gagal mencetak gol untuk memenangkan pertandingan. Namun, Guntur tetap mengajak timnya untuk mensyukuri hasil pertandingan hari ini sembari memperbaiki permainan untuk laga selanjutnya.

“Kami sudah mencoba, gol yang kami tunggu dan kami coba wujudkan memang belum datang. Hasil ini patut kita syukuri karena kami mendapat tambahan satu poin. Kami harus bekerja lebih keras lagi dan memperbaiki apa yang belum maksimal pada latihan-latihan berikutnya,” tambahnya.

Selaras dengan pelatih, penjaga gawang PSIM Jogja, Cahya Supriadi turut menyoroti seluruh pemain yang tampil maksimal walaupun gagal mencetak gol. Para pemain akan langsung fokus menatap laga-laga di depan.

Jalannya Pertandingan

PSIM Jogja mendominasi laga ini dari awal hingga akhir laga. Dominasi Laskar Mataram sangat terlihat dalam penguasaan bola dengan total 68%, berbanding 32% milik Laskar Tambun Bungai.

PSIM Jogja juga sangat dominan dalam aspek penyerangan maupun pertahanan. Laskar Mataram mampu menorehkan 8 tembakan ke arah gawang dan 7 tendangan sudut. Sementara tuan rumah hanya mampu mencatatkan 2 tembakan ke arah gawang serta 3 tendangan sudut.

Skuad asuhan Guntur terus berupaya menciptakan gol dari menit pertama hingga berakhirnya laga. Namun, dewi fortuna belum berpihak pada tim, PSIM Jogja harus puas mendapatkan satu poin saja di laga ini.

Penjaga gawang PSIM Jogja, Cahya Supriadi turut menyoroti upaya seluruh pemain yang telah memberikan penampilan maksimal. Menurutnya, kekurangan dalam laga ini hanyalah gagal mencetak gol.

“Semua kemampuan sudah kami tampilkan, tapi kembali lagi kami belum berhasil mencetak gol ke gawang lawan,” ungkap Cahya.

Kendati hanya mendapatkan hasil imbang di laga ini, ia cukup puas karena timnya berhasil meraih cleansheet pertama di musim ini. Hasil dan catatan ini akan menjadi modal baik bagi timnya dalam menjalani laga berikutnya.

“Kami mendapatkan satu poin dan meraih cleansheet pertama, hal yang tidak mudah karena di awal musim kami sangat kesulitan. Jadi, tambahan poin ini cukup berarti buat kami dalam melakoni laga selanjutnya melawan Borneo FC,” pungkasnya.

Share this :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *