
BANDAR LAMPUNG, PSIMJOGJA.ID – Skuad PSIM Jogja bersiap melakoni laga tandang sore nanti (17/4) di Stadion Sumpah Pemuda, Bandar Lampung. Pertandingan melawan Bhayangkara Presisi Lampung FC ini diprediksi akan berjalan dengan sengit, karena kedua tim sama-sama kalah dalam laga terakhir.
Laskar Mataram datang dengan membawa ambisi besar untuk meraup poin penuh. Pelatih Kepala PSIM Jogja, Jean-Paul Van Gastel, menegaskan kondisi persiapan timnya terus berjalan optimal.
Keadaan tim memang sedang tidak ideal akibat absennya sejumlah pemain pilar. Van Gastel mengatakan, “Persiapan kami seperti biasa. Memang kami kehilangan dua pemain karena skorsing, kami juga kehilangan dua, tiga pemain karena cedera.”
Meski dengan kondisi terbatas, juru taktik asal Belanda tersebut tetap optimis untuk menjalani laga sore nanti. “Tapi di sisi lain, tim saya tahu apa yang harus dilakukan sesuai dengan cara kami ingin bermain,” ungkapnya.
Ia menambahkan, “Seperti sepanjang musim, ketika saya meminta para pemain yang jarang bermain untuk bersiap saat tim membutuhkan mereka. Nah, hari ini, itulah harinya di mana tim membutuhkan mereka.”
Antisipasi Tensi Tinggi di Lapangan
Pergerakan lini serang lawan dinilai sangat berbahaya oleh jajaran pelatih. Van Gastel menuturkan, “Tim (Bhayangkara) ini adalah tim yang benar-benar berbeda dibandingkan saat bertanding di Jogja. Jika melihat tiga penyerangnya, mereka sangat berbahaya.”
“Mereka kuat secara fisik, kecepatan bermainnya, tapi memang juga transisinya, jadi kita harus waspada. Jika kita sedang menguasai bola, jangan sampai membuat kesalahan yang menguntungkan mereka. Jadi kita harus berhati-hati dengan bagian ini,” imbuhnya.
Ambisi klub kebanggaan warga Yogyakarta ini tetap sama sejak awal musim, demi meraih posisi terbaik klasemen. Van Gastel memaparkan, “Tapi tujuan kami tetap untuk tidak terdegradasi dan kami masih di jalur yang tepat untuk mencapai target itu, tapi saya sangat ambisius, saya mencoba untuk berakhir setinggi mungkin di klasemen.”
Sementara itu, Pemain PSIM Jogja, Reva Adi Utama, memastikan rekan setimnya memiliki semangat juang yang tinggi untuk laga nanti. Mereka telah melakukan latihan sangat intensif sebelum terbang ke Lampung.
“Alhamdulillah pemain semua sudah sangat siap untuk pertandingan besok. Persiapan kami sangat baik di minggu-minggu ini dengan intensitas yang tinggi untuk mempersiapkan pertandingan melawan Bhayangkara,” ujarnya.
Pasukan Laskar Mataram sama sekali tidak berniat pulang dengan tangan kosong. Reva berharap bisa kembali ke Jogja dengan membawa poin penuh.
“Saya berharap teman-teman dan saya bisa memberikan yang terbaik di lapangan dan bisa mencuri poin semaksimal mungkin dari Lampung. Kami berharap hal-hal baik bisa kami bawa pulang ke Jogja,” pungkas Reva.
