Jelang laga kontra Madura United (18/9), PSIM Jogja memilih untuk menetap di Surabaya usai laga melawan Persebaya pada Minggu (13/9).

SURABAYA, PSIMJOGJA.ID – PSIM Jogja memilih untuk menetap di Surabaya usai laga melawan Persebaya pada Minggu (13/9). Keputusan ini diambil setelah mempertimbangkan laga selanjutnya melawan Madura United yang akan berlangsung pada Jumat (18/9).

Manajer tim PSIM Jogja, Iksan Mahar bertekad memastikan fisik pemain dalam kondisi bugar demi menjaga performa tim. Ia juga menjelaskan bahwa keputusan tersebut diambil berdasarkan kesepakatan antara manajemen dan tim pelatih.

“Manajemen dan tim pelatih telah sepakat untuk menetap di Surabaya demi mencegah kelelahan pemain akibat perjalanan. Setelah menjalani pertandingan yang ketat melawan Persebaya, para pemain sangat membutuhkan waktu istirahat yang cukup,” ujarnya.

Iksan menegaskan bahwa tim menghindari perjalanan panjang dalam waktu singkat yang berisiko mengganggu kondisi fisik pemain pasca menuntaskan pertandingan berat di Surabaya.

Selain risiko kebugaran, efisiensi perjalanan juga menjadi fokus utama. Akses dari Surabaya menuju Pamekasan yang cukup dekat dinilai lebih praktis dibandingkan menempuh perjalanan kembali ke Yogyakarta terlebih dahulu. Dengan menetap di Surabaya, tim juga memiliki waktu lebih panjang dalam mempersiapkan laga selanjutnya.

“Jika tim dipaksakan kembali ke Yogyakarta terlebih dahulu, beban fisik akan bertambah dan berisiko menurunkan performa,” tegasnya.

Optimalkan Recovery dan Pematangan Taktik

Iksan menambahkan, selama menetap di Surabaya, tim pelatih ingin memaksimalkan waktu untuk mengoptimalkan tiga hal utama, yakni recovery, gizi dan nutrisi pemain, serta pematangan taktik permainan.

“Sisa waktu ini kami optimalkan sepenuhnya untuk pemulihan fisik (recovery), pengawasan asupan gizi, dan pematangan taktik,” tambahnya.

Seluruh langkah ini diambil manajemen dan tim pelatih untuk satu tujuan utama, memastikan kesiapan seluruh tim saat bertamu ke Pamekasan.

“Kami ingin memastikan skuad dalam kondisi bugar seratus persen dan siap bertanding pada Jumat mendatang untuk meraih poin maksimal,” tutup Iksan.

Dengan persiapan matang selama masa transit di Surabaya, PSIM Jogja berupaya memberikan performa maksimal saat menghadapi tim Madura United yang sedang berada dalam tren positif usai meraih dua kemenangan dalam dua laga pembuka musim ini.

Share this :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *