PSIM Jogja terus mematangkan persiapan jelang laga tandang melawan Madura United FC pada Jumat (18/9) di Stadion Gelora Ratu Pamelingan.

PAMEKASAN, PSIMJOGJA.IDPSIM Jogja terus mematangkan persiapan jelang laga tandang melawan Madura United FC pada Jumat (18/9) di Stadion Gelora Ratu Pamelingan, Pamekasan. Melalui konferensi pers yang dilaksanakan secara daring pada Kamis (17/9) pagi, pelatih kepala Jean-Paul van Gastel menuturkan persiapan timnya berjalan baik.

Pelatih berpaspor Belanda ini mengaku bahwa keputusannya bersama tim untuk menetap dan melakukan persiapan di Surabaya menjadi sebuah langkah positif jelang laga esok.

“Dalam waktu lima hari kami punya dua pertandingan. Pertandingan melawan Madura dan Persebaya lokasinya berdekatan. Jadi manajemen kami bisa mengatur agar kami tidak perlu kembali ke Yogyakarta dan bisa tetap tinggal di sini, dan menurut saya itu hal yang positif,” tuturnya.

Ia mengungkap bahwa timnya telah menganalisis kekurangan di laga sebelumnya melawan Persebaya (13/9), serta menonton pertandingan yang dilakoni tim lawan untuk membaca kekuatan dan kelemahan mereka.

“Jelas, pertama-tama kami menonton kembali pertandingan melawan Persebaya, lalu kami menonton pertandingan-pertandingan Madura. Apa saja kelemahan mereka, apa saja kekuatan mereka, dibandingkan dengan tim kami, jadi persiapannya berjalan baik,” ujarnya.

Tren Positif Lawan Jadi Motivasi

Van Gastel mengakui bahwa Madura United mengawali musim ini dengan sangat baik dengan meraih poin penuh dari 2 laga yang telah dilakoni. Performa impresif tersebut membuat laga di Pamekasan nanti menjadi tantangan menarik bagi PSIM.

“Mereka bermain sangat bagus dengan gaya bermain yang sangat positif. Mereka meraih hasil yang memang pantas. Jadi bagi kami, ini akan menjadi pertandingan yang menarik karena kami juga ingin bermain sepak bola seperti Madura awal musim ini,” ungkapnya.

Semangat serupa juga ditunjukkan pemain andalan PSIM Jogja, Riyatno Abiyoso. “Kita datang dengan motivasi baru dan kita akan mencoba yang terbaik untuk meraih poin di kandang Madura,” tekadnya.

Abi sendiri telah menjadi starter dalam dua laga awal PSIM Jogja musim ini. Ia menegaskan bahwa hal tersebut bukan dianggap sebagai beban, melainkan waktu terbaik untuk membuktikan kepercayaan yang diberikan pelatih dengan memberikan penampilan yang maksimal.

“Dua pertandingan ini selalu diberi kepercayaan. Bagi saya itu bukan beban, justru untuk saya bisa bekerja lebih keras lagi dan menampilkan sebaik mungkin di lapangan untuk menjawab kepercayaan dari pelatih kepala dan sebisa mungkin saya membantu tim untuk bermain lebih baik lagi,” tegasnya.

Share this :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *